5 Rumah di Kabupaten Tegal Ambruk Diterjang Hujan Deras, PMI Gercep Lakukan Ini

5 Rumah di Kabupaten Tegal Ambruk Diterjang Hujan Deras, PMI Gercep Lakukan Ini

BANTUAN - Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo menyerahkan bantuan kepada keluarga rumah ambruk.-Yeri Noveli-Radar Tegal Grup

SLAWI, radartegal.com - 5 rumah warga di Kabupaten Tegal ambruk setelah diterjang hujan deras dan tanah bergerak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun pemilik rumah mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.

Peristiwa 5 rumah ambruk di Kabupaten Tegal ini direspon cepat Tim Palang Merah Indonesia (PMI). Mereka gerak cepat (gercep) memberikan bantuan kepada seluruh keluarga terdampak.

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo mengatakan, kelima rumah ambruk itu, yakni milik Waja di RT 03 RW 01 Desa Grobog Kulon Kecamatan Pangkah. 

Akibat hujan deras pada Kamis 22 Mei 2025, rumah yang kondisinya sudah rapuh itu ambruk. Keluarga terdampak mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.

BACA JUGA:Fraksi PKB DPRD Tolak Wacana Kebijakan Lima Hari Sekolah di Tegal

BACA JUGA:Robek Daster dan Celana Korban, Oknum Mahasiswa DO di Tegal Cabuli Pacarnya yang Masih di Bawah Umur

Guna meringankan beban mereka, PMI memberikan bantuan berupa uang sebesar Rp500 ribu dan paket sembako.

Kemudian rumah ambruk kedua, milik Sugiarto warga RT 04 RW 02 Desa Penujah Kecamatan Kedungbanteng. Akibat diguyur hujan deras, sehingga tanah di rumah itu mengalami pergerakan. 

Rumah Sugiarto ambruk dan mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Peristiwa itu terjadi pada Senin 19 Mei 2025, pukul 22.00 WIB.

Sedangkan yang ketiga, rumah ambruk milik Rosito warga RT 04 RW 02 Desa Batumirah Kecamatan Bumijawa. Rumah itu roboh setelah diguyur hujan deras pada Rabu 21 Mei 2025 pagi. Kali ini, PMI memberikan bantuan berupa uang tunai Rp700.000.

BACA JUGA:Wakil Bupati Tegal Paparkan RDTR Kecamatan Warureja di Ditjen Tata Ruang Kemen ATR/BPN

BACA JUGA:Tanamkan Semangat Gotong Royong Sejak Dini, Mahasiswa UBSI Kampus Tegal Pengabdian di SDN Harjosari Lor

Rumah roboh yang keempat, milik Uswatun warga RT 11 RW 02 Desa  Kalimati Kecamatan Adiwerna. Rumah itu ambruk setelah diguyur hujan deras pada Jumat 23 Mei 2025, sekitar pukul 23.00 WIB. 

Keluarga terdampak mengalami kerugian sekitar Rp7 juta. Sedangkan PMI memberikan bantuan berupa uang tunai Rp1.000.000.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait