Awas! 7 Penyebab Pinjol Ilegal Bahaya dan Bisa Bikin Hidup Kalian Hancur
PINJAMAN - Pinjol ilegal menawarkan kemudahan yang sangat menggoda, namun potensi kerugiannya sangat besar. Oleh karena itu, sangat penting untuk hati-hati.-freepik-
radartegal.com - Pinjaman online (pinjol) ilegal kini menjadi salah satu ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Dengan menawarkan kemudahan dan proses yang cepat, pinjol ilegal menarik banyak orang yang membutuhkan dana mendesak.
Namun, di balik tawaran menggiurkan dari pinjol ilegal tersebut, tersimpan berbagai risiko yang dapat menghancurkan kehidupan finansial peminjam.
Meskipun banyak yang merasa terbantu, banyak juga yang terjebak dalam jeratan utang yang sulit untuk dilunasi.
Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tujuh bahaya utama yang harus diwaspadai sebelum memilih pinjaman online ilegal sebagai solusi keuangan.
BACA JUGA: Pilihan Pinjol Limit 20 Juta Tenor Panjang buat yang Lagi Butuh Dana Besar, Aman Terdaftar OJK
BACA JUGA: Cepat Cair dan Aman, Simak Daftar Aplikasi Pinjol Bunga di Bawah 1% yang Terdaftar OJK
Penyebab pinjol ilegal berbahaya
1. Bunga yang Selangit
Salah satu ciri khas pinjol ilegal adalah bunga yang sangat tinggi, jauh melebihi batas yang ditentukan oleh lembaga pinjaman yang sah.
Pinjaman dengan bunga harian yang sangat tinggi ini dapat membuat utang yang awalnya kecil menjadi sangat besar dalam waktu yang singkat.
Tidak hanya itu, bunga tersebut juga bisa terus berkembang jika debitur terlambat membayar. Akibatnya, peminjam bisa kesulitan melunasi utang, bahkan jika mereka sudah berusaha keras untuk membayar.
Hal ini sudah menjadi praktik umum di banyak pinjol ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam banyak kasus, bunga yang dikenakan bisa mencapai puluhan persen per hari, yang tentunya sangat memberatkan bagi peminjam.
BACA JUGA: 5 Pinjol Tanpa Minimal Gaji Limit sampai Rp25 Juta, Asal Ada KTP Bisa ACC
2. Metode Penagihan yang Meresahkan
Pinjol ilegal sering menggunakan metode penagihan yang tidak manusiawi dan penuh intimidasi. Jika peminjam terlambat atau tidak bisa membayar, mereka bisa mengalami tekanan mental yang berat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



