Sirkuit Formula E Bisa Dicopot Usai Balapan, Warganet: Balap Tamiya dong...

Sirkuit Formula E Bisa Dicopot Usai Balapan, Warganet: Balap Tamiya dong...

Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara disebut-sebut akan dibangun dengan tipe semi permanen. Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pengarah Formula E Jakarta, Tinton Soeprapto.

Tinton menyebut keuntungan dari sirkuit semi permanen ini bisa dibangun lebih cepat. Tak hanya itu, Tinton juga menyebut usai balapan Sirkuit Formula E bisa dicopot lagi.

Mendengar informasi itu, warganet langsung bereaksi keras di media sosial, utamanya twitter. Mereka umumnya mengaku heran dengan sebutan sirkuit semi permanen tersebut.

"Ingat Kata-kata Bisa, bukan berarti Sirkuit tersebut Akan dicopot setelah Ajang Formula E udh selesai. Kalau benci Anies ndak masalah sih, hendaknya anda mendukung seperti junjungan ente," @firman__nurhuda.

"Iya aneh aja sirkuitnya bisa dicopot lagi, kalo sirkuit Tamiya iya bisa dicopot alias bongkar pasang. Ini sirkuit formula e kan pake aspal, gimana cara copotinnya, gobloknya sudah keterlaluan nih orang," @DavidDarmawan14.

"Balap Tamiya dong..Sirkuit Formula E Bertipe Semipermanen, Setelah Balapan Bisa Dicopot Lagi" @Alliinzz.

"Sirkuit Formula E Bertipe Semipermanen, Setelah Balapan Bisa Dicopot Lagi Mirip Tamiya," @Aryprasetyo85.

Di sisi lain, Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai pembangunan sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara, dipaksakan. Karena durasi pengerjaan hanya selama 54 hari.

"Saya menyesalkan kenapa mesti dipaksakan. Bisa ditunda agar lebih berkualitas," kata Gilbert, dikutip dari antara.

Politikus PDI Perjuangan itu juga mengkritik penggunaan bambu yang digunakan sebagai lapisan bawah pembangunan lintasan balap mobil listrik Formula E Jakarta.

"Setelah membabat (pohon) Monas, sekarang menggunakan kayu dan bambu untuk Formula E. Yang mengatakan 'green racing', itu sebuah pembohongan publik yang harus menjadi catatan serius," ucap Gilbert. (zul/rtc)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: