Sekolah Rakyat di Jateng Jadi Cara untuk Entaskan Kemiskinan

Sekolah Rakyat di Jateng Jadi Cara untuk Entaskan Kemiskinan

SEKOLAH RAKYAT - Gubernur Ahmad Luthfi saat mendampingi Mensos ketika meninjau Sekolah Rakyat di Jateng--

SEMARANG, radartegal.com - Keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Jawa Tengah (Jateng) sangat tepat. Karena itu, akan membantu untuk mengurangi angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. 

Itu, disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi disela mendampingi Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini. Saat meninjau SRT 45 Semarang, Rabu, 29 Oktober 2025.

Menurutnya, sejauh ini, sudah ada 14 rintisan sekolah rakyat. Di mana itu tersebar di 13 kabupaten/kota yang berada di wilayah Jawa Tengah. 

"Pembangunan sekolah rakyat di Jateng ini tepat, karena untuk membantu mengentaskan kemiskinan. Selain itu untuk memperbanyak sekolah vokasi, karena Jawa Tengah itu proyeksinya sekarang adalah investasi padat karya," katanya.

BACA JUGA: Wamensos: Mulai Juli 2025, 100 Sekolah Rakyat Dibuka Khusus untuk Anak Keluarga Miskin

BACA JUGA: Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Brebes Tunggu Instruksi Pusat

Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf mengatakan, gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang merupakan gedung sementara. Nantinya, gedung permanen baru akan dibangun tahun ini dan akan menampung sekitar 1.000 siswa dari SD-SMP-SMA.

"Lahannya nanti yang menyiapkan Wali Kota, pembangunan dilakukan dengan APBN. Luasnya nanti sekitar 7-8 hektare," katanya.

Menurutnya, areal Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang nantinya akan memiliki fasilitas lengkap. Mulai dari ruang kelas, asrama siswa, asrama guru, perpustakaan, lapangan olahraga, aula, dan tempat ekstrakurikuler. 

"Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa pindah ke gedung permanen," jelasnya.

BACA JUGA: Sekolah Rakyat di Brebes Segera Dibangun, Ini Lokasinya

BACA JUGA: Wakil Bupati Tegal didampingi Kepala DInas Sosial meninjau rencana lahan pembanguna sekolah rakyat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: