Program Mantu Santri di Jateng: 62 Pasangan Nikah Gratis Diberi Modal Usaha

Program Mantu Santri di Jateng: 62 Pasangan Nikah Gratis Diberi Modal Usaha

NIKAH GRATIS- Sebanyak 62 pasangan ikuti Nikah Akbar Mantu Santri di MAJT Semarang. Tak hanya sah secara hukum, peserta dapat modal usaha dan paket honeymoon gratis.-ISTIMEWA-

Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafii menjelaskan bahwa program Mantu Santri dirancang sebagai gerakan sosial berkelanjutan. Pemberian modal usaha menjadi elemen vital agar pasangan baru dapat langsung merintis usaha produktif tanpa terbebani utang awal pernikahan.

"Melalui program Santri Mantu, kami berharap semakin banyak masyarakat memperoleh kemudahan menikah secara sah. Sekaligus membangun keluarga yang harmonis dan mandiri secara ekonomi," ungkap Romo HR Muhammad Syafii.

Ia menambahkan, setelah sukses digelar di Jakarta, Bogor, dan Semarang, program Nikah Akbar berskala nasional ini bakal membentang ke wilayah timur Indonesia. Target berikutnya adalah Provinsi Maluku dengan jangkauan hingga 500 pasangan pengantin.

BACA JUGA: 38 Pasangan di Brebes Ikut Sidang Isbat Nikah

BACA JUGA: Jelang HUT RI ke-81, 12 Pasangan Ikut Nikah Gratis di MPP Brebes

Tangis Haru Pasangan Peserta: Dari Sumenep hingga Demak

Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai prosesi ijab kabul massal di MAJT. Salah seorang peserta asal Sumenep, Galang, tak mampu menahan air matanya usai mengikrarkan akad nikah untuk mempersunting gadis pujaan hatinya asal Kota Semarang, Aprilia.

Kebahagiaan Galang bertambah saat meja akad nomor 004 yang ditempatinya disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Taj Yasin, yang juga berkenan memimpin doa keberkahan bagi pernikahan mereka. Dalam prosesi tersebut, Galang menyerahkan mahar berupa emas seberat tiga gram dan uang tunai senilai Rp2.100.000.

Perasaan bahagia serupa terpancar dari Dila, warga Kota Semarang yang resmi dipersunting oleh pria asal Kabupaten Demak. Mengikuti perhelatan FGD spiritual dan kebangsaan di landmark kebanggaan warga Jateng menjadi pengalaman tak terlupakan baginya.

“Harapannya, semoga saya dan peserta lainnya menempuh hidup yang sakinah, mawaddah, warahmah sampai tua dan tetap semangat menjalani hidup ke depannya,” tutur Dila.

Melalui perpaduan kepastian hukum, bantuan finansial, serta doa dari para tokoh daerah, program Mantu Santri berhasil menanamkan optimisme baru bagi puluhan keluarga muda di Jawa Tengah untuk melangkah mantap menuju masa depan.

MOMEN BAHAGIA: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memimpin doa untuk pasangan pengantin Galang dan Aprilia pada program Mantu Santri di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Rabu 21 Oktober 2026.

Frequently Asked Questions (FAQ / Schema Markup)

Q1: Apa itu program Mantu Santri yang diselenggarakan di MAJT Semarang?

A: Program Mantu Santri atau Nikah Akbar adalah fasilitas pernikahan gratis bagi masyarakat yang diselenggarakan atas kerja sama Pemprov Jateng, Kemenag, BSI, Yayasan Mutiara Al-Fatah, dan Rabitah Al-Islamiyah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: