Daftar 10 Titik Rawan Macet di Jateng, Pemprov Pantau Real Time Arus Mudik 2026
POSKO MUDIK - Gubernur Ahmad Luthfi meresmikan dan meninjau operasional Posko Angkutan Lebaran 2026. Pada arus mudik 2026, terdapat 10 titik rawan macet di Jateng.-istimewa-
Pada Posko Terpadu Lebaran di Dishub Jateng terdapat beberapa koordinator bidang (korbid) seperti Korbid Lalu Lintas, Korbid Jalan, Korbid Kesehatan, Korbid Dinas Komdigi, dan lainnya. Masing-masing korbid akan memantau kegiatan-kegiatan selama masa mudik lebaran ini.
“Misalnya ada kemacetan, masyarakat bisa lapor di Korbid Lalu Lintas di sini. Kemudian ada bencana, ada kegiatan-kegiatan terkait dengan bencana dan lain sebagainya. Bisa langsung di sini. Jadi ada 9 koordinator bidang termasuk ada RAPI dan ada Orari,” ungkapnya.
BACA JUGA:Prediksi 38 Juta Pemudik Masuk Jateng, Ketua DPRD Sumanto Desak Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
BACA JUGA:Komitmen Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, Gubernur Jateng Perintahkan Semua OPD Tebuka
Selain pemantauan lalu lintas, pemerintah juga mengantisipasi sejumlah potensi persoalan selama mudik Lebaran, seperti peningkatan pergerakan kendaraan menuju dan melintas Jawa Tengah, antrean di gerbang tol dan rest area, kepadatan di jalur wisata, serta pekerjaan perbaikan jalan yang belum selesai.
Hasil analisis Dinas Perhubungan Jawa Tengah, jumlah pemudik yang masuk ke provinsi ini diperkirakan mencapai sekitar 17,7 juta orang, meningkat hampir 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Melalui Posko Terpadu ini, setiap kejadian di lapangan dapat segera dipantau dan ditangani secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Arief.
Gubernur Ahmad Luthfi menekankan, keberadaan posko harus benar-benar dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Posko, baik pos pelayanan, pos pengamanan maupun pos terpadu, diharapkan mampu menjadi pusat penyelesaian masalah yang muncul selama masa mudik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
