Gibran Pusing Didemo soal Perdagangan Anjing, Dr Eva: Digaji Rakyat untuk Memberi Solusi
Koalisi Dog Meat Free Indoneisa (DMFI) menuntut Gibran Rakabuming untuk menyetop konsumsi daging anjing di Solo.
Namun Sikap Gibran terkesan tidak memberikan solusi terhadap perdagangan daging anjing ini. Hal ini dinilai sebagai bentuk apatis pemerintah terhadap rakyatnya.
DMFI menggelar aksi protes di halaman kantor wali kota Solo dengan tuntutan meminta Gibran menutup perdagangan daging anjing di Kota Solo.
Koordinator DMFI Mustika mengatakan, pihaknya telah memberikan surat kepada Gibran terkait kebijakan tersebut, tetapi tidak ditindaklanjuti.
“Beberapa bulan yang lalu bahwa menyatakan akan mengkaji, tapi sampai hari ini pengkajian tidak ada kelanjutan,” ujar Mustika.
DMFI meminta Gibran untuk memikirkan kesehatan masyarakat Solo terkait maraknya perdagangan daging anjing.
Namun, dari tuntutan ini, Gibran mengatakan belum ada solusi sampai saat ini mengenai perdagangan daging anjing.
“Solusinya apa kalau tidak boleh jualan gukguk (anjing)? Setop, setop tapi kalau tidak memberikan solusi, sing pusing aku,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Selain itu, Gibran mengakui belum menerima surat dari DMFI terkait tuntutan kajian perdagangan daging anjing.
“Saya belum menerima surat ya. Nanti coba kita tindak lanjuti kalau sudah masuk bagian perekonomian,” tandasnya.
Dokter Eva Sri Dina Chaniago atau disapa dengan Dokter Eva, angkat bicara mengenai sikap Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, terkait solusi perdagangan daging anjing di Solo.
Sikap Gibran terhadap rakyatnya terkait persoalan daging anjing tersebut, direspon langsung oleh Dokter Eva melalui akun Twitter pribadinya.
Dr Eva mengatakan bahwa Putra Presiden Jokowi digaji untuk memberikan solusi terhadap permasalahan maraknya perdagangan daging anjing ini. Bukan bertanya balik mengenai solusinya.
Dalam tweetnya, Dr Eva memposting berita berjudul ‘Didemo Soal Perdagangan Daging Anjing, Gibran: Solusinya Apa? Kalau Tak Beri Solusi Sing Pusing Aku’
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


