Dikeroyok, Hp Ade Armando Sempat Mau Dirampas, Guntur Romli: Masih Ada Orang Baik
Polda Metro Jaya telah mengumumkan enam pelaku penganiayaan Ade Armando. Keenamnya sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Enam pelaku pengeroyok Ade ialah Muhammad Bagja, Dhia Ul Haq, Ade Purnama, Abdul Latief, Abdul Manaf, dan Komar.
Di tengah kasus Ade Armando yang masih bergulir, Politisi PSI Mohamad Guntur Romli mengungkap kalau masih ada orang baik di tengah keberingasan ketika hp (handphone) Ade Armando coba dirampas saat dikeroyok.
Guntur Romli sedikit menceritakan kejadian yang menimpa dosen Universitas Indonesia itu saat datang aksi, Senin (11/4).
Ade Armando awalnya mendukung aksi mahasiswa yang menyampaikan beragam tuntutan di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.
Akan tetapi entah kenapa terjadi cekcok antara massa dengan Ade Armando yang berujung pengeroyokan keji.
Ade Armando babak belur di area wajah usai mendapat pukulan dan tendangan dari para terduga pelaku penganiayaan di lokasi kejadian.
Beruntung Ade Armando berhasil dievakuasi oleh kepolisian dan berhasil dibawa ke tempat yang lebih aman untuk diberi penanganan medis.
Menurut Guntur Romli, saat pengeroyokan tersebut, Hp Ade Armando hampir saja dirampas oleh massa.
Hal tersebut diceritakan oleh Guntur lewat cuitan di akun media sosial Twitter pribadinya, Selasa (12/4)
"Saat Ade Armando dianiaya, HP-nya juga mau dirampas, tapi diselamatkan driver ojol," buka Guntur.
"Kemudian driver ojol itu telepon nomor paling atas, rekan kantor Ade Armando," sambungnya.
Lebih lanjut Guntur menceritakan kalau driver ojol tersebut mengantarkan Hp tersebut ke kantor Ade Armando.
Dirinya juga sangat berterimakasih terhadap orang baik yang masih ada di tengah suasana tidak kondusif.
"Kemudian diminta diantar ke kantor. Dan diantar. Di tengah keberingasan, masih ada orang baik. Terima kasih driver ojol," puji Guntur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


