Sekolah Akan Mulai Dibuka Lagi Juli Mendatang
Nadiem berharap, vaksinasi ini menjadi angin segar bagi guru dan tenaga kependidikan. Sebab, kata dia, vaksin ini telah ditunggu oleh dunia pendidikan.
"Selama ini guru sudah menunggu sekali untuk kesempatan untuk bisa mengakselerasi melakukan proses tatap muka banyak yang sudah kangen dengan para muridnya, banyak yang juga mengalami berbagai tantangan di masa Pembrelajaran Jarak Jauh (PJJ)," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi menyayakan, bahwa para GTK antusias mengikuti program vaksinasi yang digelar Kemendikbud ini.
"Para guru menganggap vaksinisasi Covid-19 aman. Sekaligus mempertegas bahwa dari kalangan Guru atau Tenaga Kependidikan, tidak ada tendensi untuk melakukan penolakan pemberian vaksin," kata Unifah.
Unifah juga menyampaikan terima kasihnya kepasa Presiden, Joko Widodo (Jokowi) beserta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim. Sebab, program ini membuktikan adanya perhatian kesehatan yang serius terhadap dunia pendidikan.
"Terima kasih tentunya saya sampaikan kepada Presiden Joko Widodo yang sungguh-sungguh meletakkan bahwa kalangan pendidikan itu menjadi bagian prioritas. Juga terima kasih kepada Menkes dan Mendikbud, serta kawan-kawan kepala daerah," tutupnya.
Dapat disampaikan, program Vaksinasi covid-19 sudah memasuki tahap kedua dengan menyasar pada kalangan pelayan publik dan lansia. Sekitar 17 juta pelayan publik seperti guru, TNI, dan Polri siap divaksinasi pada tahap ke dua ini.
Tercatat, sudah lebih dari 21 juta warga negara lanjut usia di atas 60 tahun juga mulai mendapatkan vaksinasi dosis pertama di tahap ini. (der/zul)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



