Banjir di Tegal Mulai Surut, 80 Warga Masih Bertahan di Pengungsian
BANJIR - Wakil Wali Kota Tazkiyyatul Mutmainnah didampingi sejumlah pejabat melaukan tinjauan lokasi banjir di Tegal--
TEGAL, radartegal.com – Kondisi banjir yang melanda wilayah Kelurahan Krandong Kecamatan Margadana mulai surut. Itu, berdasarkan hasil tinjauan yang dilakukan Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthaminnah, pada Kamis, 1 Januari 2026 pagi.
Pada kesempatan itu, pejabat yang akrab disapa Mba Iin itu meninjau tempat pengungsian di Jalan Ki Ageng Tirtayasa. Di sana, ia menyapa warga sekaligus menyerahkan bantuan logistik untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Selanjutnya, Mba Iin melakukan tinjauan di sejumlah lokasi titik banjir. Turut mendampingi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tegal, Mochammad Mabbrur, Camat Margadana Ary Budi Wibowo, Lurah Krandon.
Usai tinjauan, Mba Iin mengatakan kondisi banjir mulai berangsur surut. Meski begitu, masih ada 80 warga masih bertahan di pengungsian yang terdiri dari anak-anak, orang tua, lansia, hingga dewasa.
BACA JUGA: Sidakaton Tegal Kebanjiran! PMI Bagi Ribuan Nasi Bungkus dan Dirikan Dapur Umum
BACA JUGA: Sungai Meluap, Banjir Kepung Kecamatan Adiwerna Tegal
“Alhamdulillah, kondisi para pengungsi sehat. Kalau ada yang masuk angin sudah ditangani,” katanya.
Mba Iin juga mengungkapkan untuk kebutuhan logistik juga tercukupi. Mulai dari kebutuhan makan hingga obat-obatan tersedia.
“Sebagian warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing. Sementara, mereka yang berada di tenda pengungsian yang rumahnya benar-benar tidak bisa ditempati,” ujarnya.
Mba Iin menegaskan pemkot bersama seluruh pihak terkait akan terus berupaya mencari solusi jangka panjang. Salah satunya, penambahan pompa air agar genangan bisa segera teratasi.
BACA JUGA: Banjir Genangi Rumah Warga 2 Desa di Tegal, Dampak 2 Sungai Meluap
BACA JUGA: Terdampak Banjir Bandang, Perbaikan 2 Jembatan Distribusi Air PDAM Kabupaten Tegal Dikebut
“Pak Wali juga sudah meninjau dan menyampaikan beberapa kebijakan. Kita dorong bersama-sama terutama penambahan pompa, supaya banjir bisa segera tertangani,” jelasnya.
Mba Iin juga menekankan pentingnya penanganan banjir secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Salah satu faktor penyebab banjir tahunan di Tegal adalah kiriman air dari wilayah kabupaten tetangga.
“Karenanya, Pemkot akan segera berkoordinasi dengan kabupaten sekitar. Kita harus membangun komunikasi antar daerah agar banjir kiriman bisa diantisipasi dan masyarakat Kota Tegal tidak lagi terdampak,” tegasnya.
Mba Iin juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan, BPBD, camat, dan lurah yang telah bergerak cepat membantu warga. Usai meninjau Kelurahan Krandon, Mba Iin bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi banjir di Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

