4 Mitos Legendaris Telaga Warna Dieng, Konon Ada Kalung Permata
4 mitos legendaris Telaga Warna Dieng-Tangkapan layar YouTube/Grandma uti-
Telaga Warna yang airnya bisa berubah-ubah melambangkan berbagai sifat dan unsur hawa nafsu yang ada pada diri manusia. Sementara Telaga Pengilon yang airnya sangat jernih, diibaratkan seperti kaca untuk melihat sisi baik dan buruk diri sendiri.
3. Tempat Mandi Para Bidadari dan Hilangnya Selendang
Kepercayaan turun temurun Telaga Warna Dieng juga dikaitkan dengan legenda Jaka Tarub. Konon, di Telaga ini merupakan tempat suci yang digunakan oleh para dewi atau bidadari untuk mandi.
BACA JUGA: 4 Wisata Alam di Dieng Antimainstream yang Bakal Bikin Kagum
BACA JUGA: 4 Villa Nyaman di Dieng untuk Rombongan, View Alamnya Bikin Betah Liburan!
Perubahan warna air disebabkan oleh pakaian atau selendang berwarna-warni milik Dewi Nawang Wulan, maupun bidadari lain yang tercebur atau tertinggal di dasar telaga. Ini menambah unsur magis Telaga Warna Dieng, yang membuatnya sebagai area yang dijaga dan penuh aura spiritual.
4. Gua-Gua di Sekitar Telaga sebagai Tempat Sakral
Mitos legendaris Telaga Warna Dieng lainnya juga mengaitkan tentang sejumlah gua di sekitarnya. Contohnya Gua Semar dan Gua Jaran yang konon dulunya merupakan tempat bersemedi para tokoh sakti.
Gua Semar dipercaya sebagai tempat bertapa raja-raja Jawa untuk mendapatkan wahyu. Sementara, Gua Jaran (Kuda) melambangkan nafsu liar yang harus dikendalikan oleh manusia. Gua-gua ini masih dianggap keramat dan sering menjadi lokasi ziarah atau ritual oleh sebagian masyarakat.
Terlepas dari mitosnya, Telaga Warna menjadi destinasi utama di Dieng yang selalu dikunjungi wisatawan dan warga setempat. Untuk tiket masuk domestik di hari biasa sekitar Rp22.500 per orang dan akhir pekan/libur sekitar Rp25.000 per orang.
Demikian 4 mitos legendaris Telaga Warna Dieng yang terus berkembang sampai sekarang. Apakah Anda pernah dengar salah satunya?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

