Viral di Media Sosial, Kalierang Bumiayu Dilanda Banjir
Beberapa menit terakhir, sebuah video di Brebes selatan tepatnya di Kalierangc Bumiayu dilanda banjir ramai diperbincangkan di media sosial facebook, Sabtu 8 November 2025.(Istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Beberapa menit terakhir, sebuah video di Brebes selatan tepatnya di Kalierangc Bumiayu dilanda banjir ramai diperbincangkan di media sosial facebook, Sabtu 8 November 2025.
Salah satu akun yang mengunggah banjir di Kalierang-Bumiayu adalah 'Insta Bumiayu'. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menuliskan keterangan 'BANJIR BUMIAYU' BUMIAYU, Sabtu 8/11 Mobil pribadi hanyut terbawa banjir di Kalierang.
Sontak unggahan tersebut mendapatkan respons dari warganet. Dalam komentar tersebut warganet ikut prihatin dengan keadaan di dalam video tersebut dan juga ada yang menanyakan lokasi tersebut dimana.
"Kui dalan apa kali (itu jalan atau kali)," tulis akun facebook Febry Zahry dalam kolom komentar.
BACA JUGA: Penanganan Banjir Semarang-Demak Dipercepat, Ahmad Luthfi: Pakai Pompa Sebanyak-banyaknya
BACA JUGA: Gubernur Jateng Tinjau Korban Banjir: Semua OPD Bergerak Bersama
"Ya allah ana wonge ora ilok yah lampune tah nyala (Ya Allah ada orangnya tidak yah lampunya sih nyala)," timpal komentar nitizen dalam video tersebut dengan akun Ibach Ajhe.
Dalam unggahan video lain juga memperlihatkan banjir merendam di wilayah Pagenjahan Kalierang. Video tersebut memperlihatkan aliran air yang deras sudah masuk ke pemukiman warga.
"Kalierang titik terendah di bmiayu dan di apit 2 aliran sungai (Kalierang titik terendah di Bumiayu dan diapit dua aliran sungai)," ujar warganet dalam dalam video lainnya dengan akun Ndock Ceplock.
Sementara itu, Camat Bumiayu Cecep Aji Suganda membenarkan kalau video yang beredar itu adalah di wilayahnya. Di mana, wilayah Bumiayu diguyur hujan sejak pukul 14.00 WIB hingga saat ini.
"Saat ini masih hujan. Memang benar yang tersebar itu banjir di Bumiayu dan biasanya cepat surut tapi ini masih hujan. Nanti kalau hujan sudah reda kita akan lakukan pendataan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

