Banyak Penangkapan Kapal Nelayan Kota Tegal, DPRD Pertemukan dengan PSDKP

Banyak Penangkapan Kapal Nelayan Kota Tegal, DPRD Pertemukan dengan PSDKP

DISKUSI - DPRD menggelar diskusi menyikapi banyaknya penangkapan kapal nelayan Kota Tegal, Kamis (9/10/2025)--

TEGAL, radartegal.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota TEGAL mempertemukan pemilik kapal dan nelayan dengan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di ruang rapat Komisi I, Kamis 9 Oktober 2025. Itu, dilakukan guna menyikapi banyaknya kapal nelayan yang ditangkap di perairan Pontianak.

Perwakilan nelayan Said Aqil, dalam penyampaiannya mengatakan pihaknya mengapresiasi DPRD yang telah memfasilitasi kegiatan itu. Saat ini, nelayan merasakan keresahan tatkala mencari ikan di laut.

Menurutnya, itu terjadi karena banyaknya kapal nelayan yang ditangkap lantaran dinilai melakukan pelanggaran. Padahal, para nelayan sangat mendambakan dapat bekerja dengan aman dan nyaman serta merasakan hasil. 

"Karenanya, kami sebagai masyarakat berharap nantinya ada solusi. Sehingga kita tidak merasakan tekanan selama bekerja," katanya.

BACA JUGA: 5 Kasus Kebakaran Kapal Nelayan Terparah di Indonesia, Tegal Jadi yang Paling Disorot

BACA JUGA: 15 Orang Dimintai Keterangan Terkait Kebakaran 63 Kapal Nelayan di Pelabuhan Tegal

Said mengatakan pihaknya berharap kepada PSDKP, jika menemukan pelanggaran bisa memberi teguran terlebih dulu. Tidak serta merta membawa kapal nelayan ke daratan. 

Said menambahkan, solusi agar tidak terjadi pelanggaran yakni penambahan Wilayah Penangkapan Perikanan (WPP). Karena, saat ini nelayan hanya diberikan satu WPP yang kadang hasilnya tidak mencukupi.

Ketua HNSI Kota Tegal Eko Susanto dalam penyampaiannya mengatakan pihaknya berharap jika menemukan kapal nelayan yang melanggar, PSDKP memberikan pembinaan atau surat peringatan. Jika memang masih membandel, silahkan bisa ditindak.

"Kemudian ketika ada kapal yang melakukan pelanggaran agar diBAP di tempat tidak ditarik ke darat. Karena akan semakin memberatkan nelayan," terangnya.

BACA JUGA: Dua Kebakaran Terburuk di Kota Tegal, 6 Orang Tewas dan 63 Kapal Nelayan Hangus

BACA JUGA: Banyak Kapal Antre Urus Izin Melaut, Pelabuhan Tegal Tak Mampu Tampung Kapal-kapal Nelayan

Karenanya, kata Eko, pihaknya berharap agar saat melakukan operasi, PSDKP bisa lebih humanis. Selain itu, nelayan juga menghendaki penambahan WPP, penurunan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang saat ini besarannya mencapai 10 persen. 

Menanggapi itu, Kepala Stasiun PSDKP Cilacap Dwi Santoso Wibowo mengatakan ada beberapa kapal yang bolak-balik mencari ikan di jalur yang dilarang. Di antara kapal-kapal itu, ada juga yang melakukan penangkapan ikan di luar wilayah yang diizinkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: