Warga di Tegal Gelar Aksi, Minta BK DPRD Sanksi Tegas Oknum Anggota Dewan
Warga menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Tegal--
TEGAL, radartegal.com - Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota TEGAL, Jumat 4 Juli 2025 siang. Mereka menuntut agar Badan Kehormatan (BK) menjatuhkan sanksi terhadap salah satu oknum anggota dewan yang diduga melanggar kode etik.
Koordinator aksi Edy Kurniawan dalam orasinya mengatakan aksi yang dilakukan pihaknya, untuk menuntut BK menjatuhkan sanksi terhadap oknum anggota DPRD, NF. Sebab, yang bersangkutan diduga telah melakukan pelanggaran kode etik.
"Kami minta agar BK menjatuhkan sanksi yang seberat-beratnya kepada yang bersangkutan. Karena telah melakukan pelanggaran kode etik," ujarnya.
Menurut Edy, sebagaimana diberitakan di sejumlah media massa, NF terlibat dengan pemberangkatan haji non prosedural. Parahnya lagi, keberangkatan jamaah haji non prosedural itu dilakukan di gedung Paripurna DPRD.
BACA JUGA: BK Jadwalkan Kembali Pemanggilan Anggota DPRD Kota Tegal
BACA JUGA: BK Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Tegal
"Gedung Paripurna itu dibangun dengan uang rakyat, seharusnya tidak disalahkangunakan. Karenanya, kami meminta agar BK segera menjatuhkan sanksi tegas," ujarnya.
Usai menggelar orasi, massa kemudian ditemui Ketua dan Anggota BK DPRD yakni Triono dan Ali Mashuri. Dalam penyampaiannya, Triono mengatakan pihaknya saat ini masih memproses dugaan pelanggaran kode etik tersebut.
"Beberapa langkah yang sudah kita lakukan yakni meminta klarifikasi dari pelopor, kemudian mendatangi Bandara Soekarno Hatta untuk mengetahui kebenarannya. Termasuk memanggil anggota DPRD bersangkutan," katanya.
Pada intinya, kata Triono, BK akan memproses setiap laporan sesuai dengan mekanisme yang ada. Jadi, pihaknya berharap agar warga mempercayakan semuanya kepada BK.
BACA JUGA: Anggota DPRD Ciamis Apresiasi Badan Kehormatan Kabupaten Tegal
BACA JUGA: Badan Kehormatan DPRD Belajar Sanksi bagi Anggota yang Melanggar Kode Etik
Anggota BK DPRD Ali Mashuri mengatakan pihaknya sudah berupaya melakukan tahapan-tahapan pada proses laporan itu. Dari mulai memanggil pelopor, mendatangi TKP di Bandara Soeta dan undangan klarifikasi terhadap Sdr. NF.
"Hal itu menunjukkan kami telah melaksanakan tugas dengan baik. Sehingga kami minta semuanya agar bersabar dan percayakan kepada kami," kata Ali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

