ParagonCorp Buka Paradaya Movement 3.0, Sediakan Jalur Kerja dan Usaha Mandiri
Peserta Paradaya Movement mengikuti kegiatan pelatihan pangkas rambut melalui praktik langsung sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja maupun usaha mandiri. -ISTIMEWA---
JAKARTA, radartegal.com - ParagonCorp membuka pendaftaran Paradaya Movement 3.0 mulai 2 November 2026. Program pemberdayaan berbasis zakat produktif ini memberikan dua pilihan pengembangan bagi masyarakat kelompok ekonomi rentan, yakni pelatihan untuk memasuki dunia kerja dan pendampingan membangun usaha mandiri. Program tersebut dikembangkan dengan mengacu pada capaian Paradaya Movement 2.0 yang mencatat 952 dari 1.310 peserta terpilih berhasil mendapatkan pekerjaan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses keterampilan sekaligus kesempatan ekonomi bagi masyarakat usia produktif. Tidak hanya berorientasi pada pelatihan, Paradaya Movement 3.0 juga menghubungkan proses pembelajaran dengan peluang kerja maupun pengembangan sumber penghasilan secara mandiri.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi paradaya.paracorpgroup.com. Program ini terutama menyasar masyarakat berusia produktif, dengan prioritas peserta berusia 18–35 tahun yang membutuhkan akses terhadap keterampilan dan kesempatan ekonomi.
Paradaya Movement 2.0 Catat 952 Peserta Mendapat Pekerjaan
Pengembangan Paradaya Movement 3.0 tidak terlepas dari evaluasi pelaksanaan program sebelumnya. Pada Paradaya Movement 2.0, ParagonCorp mencatat sebanyak 952 dari total 1.310 peserta terpilih berhasil memperoleh pekerjaan.
BACA JUGA: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Disabilitas Tak Boleh Tersisih dari Dunia Kerja
BACA JUGA: Lewat Sharing Session, Telkomsel dan UNS Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
Selain capaian penempatan kerja, program tersebut juga mencatat peningkatan rata-rata penghasilan peserta. Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, pendapatan rata-rata peserta meningkat dari Rp700.000 menjadi Rp2.800.000 per bulan.
Capaian tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan pendekatan pemberdayaan pada angkatan ketiga. ParagonCorp berupaya memperkuat hubungan antara pelatihan keterampilan dengan kesempatan ekonomi yang dapat diakses peserta setelah mengikuti program.
Direktur Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan pengembangan Paradaya Movement 3.0 merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk memperkuat dukungan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
“Bagi kami, pemberdayaan tidak berhenti pada memberikan akses pelatihan, tetapi juga bagaimana keterampilan yang dipelajari dapat membuka kesempatan ekonomi yang lebih baik bagi para peserta. Melalui Paradaya Movement 3.0, kami ingin terus belajar dari pelaksanaan sebelumnya dan memperkuat dukungan yang sesuai dengan kebutuhan peserta, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri. Kami percaya, ketika akses terhadap keterampilan dan kesempatan semakin terbuka, semakin banyak orang dapat bertumbuh dan membangun kemandirian ekonomi bersama,” ujar Astri.
BACA JUGA: Gen Z Mudah Resign: Generasi Lemah atau Dunia Kerja yang Berubah?
BACA JUGA: 921 Taruna SMK Bhakti Praja Dukuhwaru Tegal Digembleng Latdastar Demi Siap Hadapi Dunia Kerja
Menurut ParagonCorp, pendekatan pemberdayaan tersebut diarahkan agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih konkret. Karena itu, program terbaru tidak hanya menyediakan jalur menuju pekerjaan, tetapi juga membuka ruang bagi peserta yang ingin mengembangkan usaha sendiri.
Dua Jalur Pengembangan: Karyawan dan Usaha Mandiri
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

