BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily Sleman, Tekan Stunting!

BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily Sleman, Tekan Stunting!

PERESMIAN- Jajaran pejabat negara dan pimpinan BRI meresmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Dusun Purworejo, Kalurahan Hargobinangun, Sleman, DIY, Rabu 21 Oktober 2026. -ISTIMEWA-

Ringkasan Cepat:

  • Inisiatif Utama: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Dusun Purworejo, Kalurahan Hargobinangun, Sleman, DIY pada Rabu 21 Oktober 2026.  
  • Dukungan Tokoh Nasional: Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Wakil Menteri PPPA RI Veronica Tan, Corporate Secretary BRI Dhanny, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Wakapolda DIY Brigjen Pol. Eddy Djunaedi.  
  • Dampak Program: Hingga Oktober 2026, Program Desa BRILiaN 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merevitalisasi 2 Posyandu, memantau 141 balita, mengedukasi 21 ibu hamil, serta memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk puluhan ibu hamil dan balita gizi kurang.  
  • Pemberdayaan Berkelanjutan: BRI meresmikan Kebun Pangan Perempuan berbasis polibag yang dikelola Kelompok Wanita Tani untuk memproduksi sayuran bebas pestisida kimia sebagai sumber PMT lokal sekaligus penggerak ekonomi keluarga.  

radartegal.com- Upaya penanganan gizi buruk dan pencegahan stunting di tingkat tapak terus mendapatkan dorongan kuat dari sinergi sektor perbankan dan pemerintah. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui penguatan fasilitas kesehatan dasar masyarakat serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan keluarga.  

Guna Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily yang telah selesai direvitalisasi di Dusun Purworejo, Kalurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu 21 Oktober 2026.  

Program ini menjadi bagian integral dari rangkaian Program Desa BRILiaN 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang digagas oleh institusi BUMN perbankan tersebut. Selain meresmikan posyandu, BRI juga meluncurkan Kebun Pangan Perempuan berbasis pemanfaatan lahan pekarangan.  

BACA JUGA: BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air untuk Penanganan Karhutla Kalimantan

BACA JUGA: Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya

Langkah ini dirancang untuk memastikan peningkatan kualitas kesehatan ibu hamil, menyusui, dan balita berjalan secara seiring dengan penguatan ekonomi skala rumah tangga di kawasan lereng Gunung Merapi tersebut.  

Sinergi Tokoh Nasional dan Daerah dalam Pelayanan Kesehatan Dasar

Peresmian fasilitas kesehatan masyarakat di Sleman ini menjadi momentum penting yang menyatukan perhatian berbagai jajaran pemangku kepentingan tingkat nasional maupun daerah. Kehadiran para pejabat publik menegaskan krusialnya pemenuhan gizi pada periode emas 1.000 HPK.  

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Veronica Tan, Corporate Secretary BRI Dhanny, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Pol. Eddy Djunaedi.  

Dalam sambutannya, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mendorong pemanfaatan fasilitas Posyandu Lily secara konsisten dan mengapresiasi kerja keras para kader di lapangan.  

BACA JUGA: BRI Peduli Dirikan 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Korban Gempa NTT

BACA JUGA: Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli, PT MJEthnic Craft Indonesia Jayapura Tembus Pasar Global

“Karena itu, saya menyambut baik program Desa Brilian 1.000 Hari Pertama Kehidupan di Hargobinangun ini. Saya berharap Posyandu Lili semakin aktif melayani masyarakat dan dimanfaatkan secara rutin oleh para ibu untuk memantau tumbuh kembang anak. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ibu-ibu kader posyandu yang selama ini bekerja dengan penuh kepedulian. Ibu-ibu memiliki peran strategis dan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, memantau tumbuh kembang balita, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi dan kesehatan keluarga,” ujarnya.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait