Harga Garam di Brebes Merosot, Kini Hanya Rp560 per Kilogram
Harga garam di tingkat petani di Kabupaten Brebes terus mengalami penurunan.(istimewa) --
BREBES. radartegal.com - Harga garam di tingkat petani Kabupaten Brebes terus mengalami penurunan. Petani garam asal Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Hasan Firdaus mengungkapkan harga garam saat ini hanya berkisar Rp560 per kilogram, jauh lebih rendah dibandingkan harga pada Oktober 2026 lalu.
Hasan mengatakan, saat ini garam hasil panen petani dihargai sekitar Rp28.000 per kantong dengan berat 50 kilogram. Jika dihitung, harga tersebut setara Rp560 per kilogram.
"Makin turun. Saat ini harganya Rp28 ribu per kantong yang isinya 50 kilo per kantong ya," ungkapnya saat ditanya harga di tingkat petani.
Padahal, pada 22 Oktober lalu, harga garam masih mencapai Rp30.000 per karung atau sekitar Rp600 per kilogram. Penurunan harga tersebut membuat petani garam harus menghadapi kondisi pasar yang kurang menguntungkan.
BACA JUGA:Sempat Dirawat di RS, Pelajar Terserempet Truk di Brebes Dikabarkan Meninggal
BACA JUGA:Cetak Sejarah Baru, UMUS Brebes Lepas 331 Lulusan Akademik
Selisih harga per kilogram saat ini dibandingkan Oktober lalu menjadi gambaran turunnya nilai jual garam di tingkat petani. Bagi petani garam di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, harga jual menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga pendapatan dari hasil produksi.
"Jika harga terus merosot, pendapatan petani berpotensi ikut tertekan," dia menerangkan.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi petani garam di Brebes, mengingat hasil panen perlu memberikan nilai ekonomi yang sepadan dengan biaya dan tenaga yang telah dikeluarkan selama proses produksi.
"Harapan kami pemerintah bisa memberikan solusi bagi petani garam di Brebes agar harganya bisa kembali stabil," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


