Warga di Tegal Curhat Tawuran dan Banjir ke Kapolres
Kapolres Tegal Kota AKBP Christian Chrisye Lolowang saat mendengarkan masukan dari warga di Tunon--
TEGAL, radartegal.com - Suasana hangat dan penuh keakraban tampak menyelimuti RT 05 RW 04, Kelurahan Tunon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, pada Selasa (27/10/2026) malam. Warga setempat memanfaatkan momen silaturahmi untuk berdialog langsung dengan Kapolres Tegal Kota, AKBP Christian Lolowang, guna membahas berbagai persoalan krusial di lingkungan mereka.
Pertemuan tatap muka ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan uneg-uneg, mulai dari gangguan keamanan seperti tawuran remaja hingga ancaman banjir menjelang musim hujan. Kehadiran pimpinan tertinggi kepolisian di wilayah ini disambut antusias oleh warga yang mendambakan solusi nyata atas permasalahan harian mereka.
Sinergi Kamtibmas dan Peran Aktif Bhabinkamtibmas
Menanggapi berbagai aduan tersebut, AKBP Christian Lolowang menegaskan bahwa komunikasi dua arah antara aparat penegak hukum dan warga merupakan kunci utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pihaknya telah menginstruksikan jajaran Satuan Bimbingan Masyarakat (Binmas), terutama para Bhabinkamtibmas, untuk lebih proaktif turun ke lapangan. Petugas diminta mendengarkan setiap keluhan warga serta melaporkannya kepada pimpinan agar segera ditindaklanjuti.
BACA JUGA: Bupati Tilik Desa Kesuben Tegal: Prioritaskan Aspirasi Mendesak Warga
BACA JUGA: Kawal Bantuan Desa dan Hibah Keagamaan, Haji Ozan Minta Aspirasi Warga Dapil IV Tegal Direalisasikan
"Jajaran Binmas, khususnya Bhabinkamtibmas, agar lebih aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat, mengetahui persoalan di wilayah binaan, serta menyampaikan aspirasi dan keluhan warga untuk dikoordinasikan lebih lanjut," ujar AKBP Chris Lolowang.
Selain keamanan lingkungan, dalam kesempatan yang sama, beliau juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas melalui pelaksanaan Operasi Patuh. Disiplin di jalan raya dinilai krusial demi menekan angka kecelakaan dan menyelamatkan nyawa sesama pengguna jalan.
Solusi Cepat Lewat Call Center Polisi 110
Merespons kebutuhan warga akan respons cepat kepolisian, Kapolres turut menyosialisasikan penggunaan layanan darurat bebas pulsa. Masyarakat diimbau tidak ragu menghubungi Call Center Polisi 110 apabila mendapati situasi darurat atau tindak kejahatan di sekitar mereka.
Layanan terpadu ini disiapkan selama 24 jam untuk memastikan laporan warga bisa segera ditangani oleh petugas terdekat tanpa hambatan birokrasi yang panjang.
BACA JUGA: Gubernur Ahmad Luthfi Buka Ruang Dialog Pertemukan Aspirasi Masyarakat
"Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan atau meminta bantuan kepolisian," tegasnya.
Sorotan Warga: Tawuran Perbatasan hingga Legalitas Rumah Kos
Sesi dialog interaktif antara warga dan pihak kepolisian berlangsung dinamis. Salah satu poin paling disorot warga adalah maraknya aksi tawuran di kawasan perbatasan Kelurahan Tunon.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





