Dinperwaskim Brebes Kebut Bedah Rumah di 2026 Ini
Pemerintah Kabupaten Brebes menargetkan perbaikan 2.013 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sepanjang 2026.(istimewa)--
BREBES, radartegal.com – Pemerintah Kabupaten Brebes menargetkan perbaikan 2.013 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sepanjang 2026. Perbaikan tersebut melalui program bedah rumah yang didanai dari anggaran pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Program tersebut terdiri dari 468 unit RTLH melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Brebes, termasuk 77 unit untuk korban bencana alam, serta 1.545 unit melalui bantuan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes, Laode Vindar Aris Nugroho menyampaikan, program bedah rumah tidak hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki, tetapi juga harus menjamin kualitas bangunan dan manfaat jangka panjang bagi penerima bantuan.
“Kami tidak ingin bantuan ini menjadi proyek formalitas tanpa dampak jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, Dinperwaskim melakukan pengawasan terhadap progres pembangunan sejak tahap awal hingga selesai. Hal ini dilakukan agar rumah yang diperbaiki memenuhi standar kelayakan, kesehatan, dan keamanan bagi penghuninya.
BACA JUGA: Targetkan 1.545 Unit, Dinperwaskim Percepat Program Bedah Rumah Merah Putih di Brebes
BACA JUGA: Dinperwaskim Brebes Hadiri Forum Disperakim se-Jateng, Perkuat Sinergi Pembangunan Hunian Layak
Dinperwaskim juga memperkuat kualitas pelaksanaan melalui bimbingan teknis penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pemugaran rumah. Kegiatan tersebut dibagi dalam tiga kluster wilayah, yakni Pantura, Tengah, dan Selatan.
Selain itu, peningkatan kemampuan tukang bangunan lokal menjadi perhatian agar pengerjaan rumah swadaya memiliki konstruksi yang lebih kuat dan mampu menghadapi potensi bencana.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengatakan, pemerintah daerah terus mengawal kolaborasi dengan pemerintah pusat agar bantuan perumahan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara merata.
“Langkah terpadu ini kami harapkan mampu memastikan intervensi sosial terdistribusi tepat sasaran dan merata di seluruh pelosok Brebes. Pemkab tak cuma mengandalkan APBD, melainkan juga mengawal ketat kolaborasi dengan program Pemerintah Pusat,” ujarnya belum lama ini.
Melalui program bedah rumah tersebut, Pemkab Brebes berharap semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki hunian layak. Perbaikan kualitas tempat tinggal juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Brebes.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


