Kendalikan Inflasi, Gerakan Pangan Murah di Brebes Digelar
Sebagai upaya dalam mengendalikan inflasi pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu 21 Oktober 2026. (istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Sebagai upaya dalam mengendalikan inflasi pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu 21 Oktober 2026. Hingga saat ini, DPKP telah melaksanakan 14 kali kegiatan GPM hingga Oktober.
Selain sebagai upaya, mengendalikan inflasi pangan, kegiatan tersebut juga dalam menjaga stabilitas harga, serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Kepala DPKP Kabupaten Brebes Hendri Komara mengatakan, 14 kali pelaksanaan GPM tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah sepanjang tahun untuk mendekatkan akses pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.
Dalam kegiatan GPM, pihaknya telah menyalurkan sejumlah komoditas pangan. Di antaranya beras sebanyak 42 ton, ayam dan telur sebanyak 2.000 paket atau setara 4 ton, gula pasir 2 ton, minyak goreng 3.000 liter, bawang merah 1,5 ton, dan bawang putih 1 ton.
BACA JUGA: Respon Kenaikan Harga Cabai, Subsidi Harga Pangan dan GPM Digelar DPKP Brebes
“Pada pelaksanaan GPM kali ini kami menyediakan beras sebanyak 1,3 ton dari Gapoktan dan Perum Bulog,” katanya.
Dalam GPM kali ini, sejumlah komoditas juga disiapkan oleh pihaknya. Diantaranya, 200 paket ayam dan telur, gula pasir 150 kilogram, serta bawang merah sebanyak 100 kilogram.
Hendri menjelaskan, pelaksanaan GPM tidak hanya ditujukan untuk menyediakan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan masyarakat.
Menurut dia, kegiatan tersebut penting terutama ketika terjadi perubahan harga sejumlah komoditas pangan di pasaran. Dengan menghadirkan komoditas pangan secara langsung kepada masyarakat, pemerintah berharap tekanan harga dapat ditekan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


