10 Tips Merawat Baterai Motor Listrik Tanam agar Awet sampai Tahunan

10 Tips Merawat Baterai Motor Listrik Tanam agar Awet sampai Tahunan

NGECEK - Ilustrasi seorang pengguna motor listrik sedang melakukan perawatan baterai tanam di garasi rumah.-radartegal.com/ai-

Rangkuman untuk Anda:

  • Merawat baterai motor listrik tanam bisa dimulai dengan menghindari daya kosong total dan menjaga kapasitas baterai sesuai rekomendasi pabrikan.
  • Gunakan charger yang sesuai spesifikasi, hindari mengecas saat baterai terlalu panas, serta parkir motor di tempat teduh.
  • Terapkan gaya berkendara yang halus, hindari beban berlebihan, dan periksa tekanan ban agar konsumsi daya lebih efisien.
  • Periksa kondisi baterai secara berkala dan segera kunjungi bengkel resmi jika jarak tempuh menurun drastis, indikator tidak normal, atau baterai mengalami panas berlebihan.

radartegal.com - Motor listrik kini semakin dilirik sebagai kendaraan harian karena menawarkan biaya operasional yang relatif hemat dan praktis digunakan untuk berbagai aktivitas.

Namun, ada satu komponen penting yang perlu mendapat perhatian ekstra, yaitu baterai. Apalagi jika motor menggunakan baterai tanam yang tidak bisa dilepas dengan mudah untuk diisi daya di tempat lain.

Jika perawatannya kurang tepat, kapasitas baterai bisa menurun dan jarak tempuh motor perlahan menjadi lebih pendek.

Lantas, bagaimana cara merawat baterai motor listrik tanam agar tidak cepat drop? Berikut sejumlah tips yang bisa diterapkan dalam penggunaan sehari-hari.

BACA JUGA: Motor Listrik Ofero Carria 1 Bikin Hemat Usaha UMKM, Ini Harga dan Spesifikasinya

BACA JUGA: 6 Rekomendasi Motor Listrik Indomobil eMotor untuk Berangkat Kerja 2026

Daftar Tips Merawat Baterai Motor Listrik Tanam

1. Jangan Tunggu Baterai Sampai Kosong Total

Salah satu kebiasaan yang sebaiknya dihindari adalah membiarkan baterai motor listrik habis hingga 0 persen secara berulang. Kondisi tersebut dapat memberikan tekanan tambahan pada sel baterai, terutama jika kendaraan dibiarkan dalam keadaan kosong cukup lama.

Untuk penggunaan harian, pengisian daya bisa mulai dilakukan ketika indikator menunjukkan sekitar 20–30 persen, selama sesuai dengan petunjuk produsen. Kebiasaan ini membantu mengurangi risiko baterai terlalu sering berada dalam kondisi daya rendah.

Apakah baterai motor listrik harus dihabiskan sebelum dicas? Tidak. Baterai lithium-ion umumnya tidak perlu dikosongkan terlebih dahulu sebelum diisi ulang. Pengisian sebagian justru dapat membantu menjaga umur baterai.

BACA JUGA: 6 Motor Listrik yang Cocok untuk UMKM 2026, Hemat Biaya Operasional

BACA JUGA: Harga Motor Listrik Omoway Bikin Kaget, Solusi Hemat Mobilisasi Keluarga

2. Gunakan Pola Pengisian Daya yang Tepat

Selain menghindari baterai kosong, pemilik motor listrik perlu memperhatikan kebiasaan mengecas. Untuk banyak baterai lithium-ion, menjaga kapasitas di kisaran 20–80 persen dapat membantu memperlambat penurunan kapasitas jika sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Meski begitu, tidak semua motor listrik memiliki ketentuan pengisian yang sama. Beberapa produsen mungkin menyarankan pengisian hingga 100 persen dalam kondisi tertentu untuk menjaga akurasi indikator atau mendukung penyeimbangan sel baterai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: