RS Kota Tegal Penuh Pasien Flu, Dinkes Duga Lonjakan Virus Influenza A

RS Kota Tegal Penuh Pasien Flu, Dinkes Duga Lonjakan Virus Influenza A

BEROBAT - Rumah sakit di Kota Tegal over kapasitas akibat lonjakan pasien flu pada anak. Dinkes duga penularan virus Influenza A dan minta warga manfaatkan Puskesmas.-MEIWAN DANI RISTANTO/RADAR TEGAL-

Ringkasan Cepat:

  • Kondisi Lapangan: Sejumlah Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang perawatan rumah sakit di Kota Tegal mengalami kelebihan kapasitas (overload) akibat lonjakan pasien, didominasi oleh anak-anak.
  • Penyebab Utama: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal menduga lonjakan ini disebabkan oleh penyebaran virus Influenza A yang dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem di musim penghujan.
  • Ciri Gejala Khusus: Pasien umumnya mengeluhkan gejala menyerupai flu biasa, namun disertai batuk berkepanjangan yang berlangsung lebih dari satu minggu.
  • Langkah Antisipasi: Masyarakat diimbau memaksimalkan pemeriksaan awal di Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebelum mendatangi rumah sakit.

TEGAL, radartegal.com - Fenomena kelebihan kapasitas (overload) saat ini melanda sejumlah fasilitas rumah sakit di Kota Tegal. Antrean panjang pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) tak terelakkan akibat melonjaknya warga yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, terutama kelompok anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, Zainal Abidin, mengonfirmasi bahwa lonjakan kunjungan tersebut diduga kuat berkaitan dengan merebaknya virus Influenza A. Keterangan ini diperoleh berdasarkan koordinasi awal dengan para direktur rumah sakit di wilayah Tegal.

"Penyebaran penyakit tersebut mulai terpantau sejak bulan lalu. Kondisi ini menjadi perhatian karena jumlah pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit terus meningkat," ujar Zainal, Kamis (8/10/2026) malam.

Mengenal Gejala Influenza A dan Ciri Khasnya

Meski secara kasatmata gejala yang dialami penderita mirip dengan flu biasa, terdapat tanda khusus yang membedakannya. Salah satu keluhan utama yang banyak dialami pasien adalah batuk membandel yang tidak kunjung sembuh hingga melebihi durasi satu minggu.

BACA JUGA:Viral! Warga Ngamuk di Puskesmas Bandungsari, Ini Penjelasan Kadinkesda Brebes

BACA JUGA:Kasus Ispa di Brebes Meningkat, Dinkesda Minta Warga Waspada dan RS Siapkan Bed

Mengenai kepastian angka kasus, Dinkes menekankan bahwa rincian data medis mengenai jumlah pasti pasien terkonfirmasi Influenza A berada di bawah kewenangan teknis tiap-tiap fasilitas pelayanan kesehatan.

Faktor perubahan cuaca yang ekstrem selama memasuki musim pancaroba dan musim penghujan dinilai menjadi salah satu pemicu utama cepatnya penularan virus ini di tengah masyarakat.

Penanganan Bertingkat: Puskesmas Jadi Benteng Pertama

Menghadapi situasi ini, Dinkes Kota Tegal menginstruksikan seluruh jaringan Puskesmas untuk memperkuat langkah promotif dan deteksi dini. Strategi rujukan bertingkat diterapkan agar beban rumah sakit tidak semakin membengkak.

Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru langsung mendatangi IGD rumah sakit apabila kondisi fisik pasien masih tergolong ringan hingga sedang.

BACA JUGA:Dinkes Tegal Atur Rencana Kebutuhan Obat Hipertensi di Puskesmas

BACA JUGA:Cukup Pakai KTP, Layanan Berobat Gratis di Puskesmas Tegal Kian Dipermudah

"Jika anggota keluarga mengalami gejala flu selama tiga hari hingga satu minggu, masyarakat disarankan memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum dirujuk ke rumah sakit sesuai kebutuhan medis," tegas Zainal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: