Jari Membengkak karena Ring Besi, Bocah di Brebes Datangi Damkar

Jari Membengkak karena Ring Besi, Bocah di Brebes Datangi Damkar

Seorang bocah berusia sembilan tahun mendatangi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes, Rabu 7 Oktober 2026.(istimewa) --

BREBES, radartegal.com- Seorang bocah berusia sembilan tahun mendatangi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes, Rabu 7 Oktober 2026. Kedatangannya tidak lain untuk meminta bantuan melepaskan ring besi yang berada di jarinya.

Anak tersebut diketahui warga Desa Pemaron Jetis, RT 03 RW 04, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.

Peristiwa itu terjadi setelah bocah tersebut pulang sekolah dan bermain bersama teman-temannya. Saat bermain, ia menemukan sebuah ring besi kemudian memasangnya di jari tengah.

Namun, setelah sampai di rumah, ring tersebut tidak dapat dilepaskan. Upaya pelepasan menggunakan sabun dan minyak juga tidak berhasil karena jari mulai mengalami pembengkakan.

BACA JUGA: Gedung Hogwan Bumiayu Brebes Runtuh TImpa 3 Rumah, Dua Bocah Meninggal Tertimpa Reruntuhan

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Pekalongan, Bocah Tertemper KA Airlangga Usai Mengaji

Bocah itu kemudian datang bersama kakaknya ke kantor Damkar Brebes untuk meminta bantuan petugas.

Kepala Satpol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Brebes Caridah mengatakan petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari keluarga.

"Begitu datang dan kami melihat kondisi jarinya sudah membengkak serta ring tidak bisa dilepas, petugas langsung melakukan penanganan dengan hati-hati agar tidak melukai jarinya," katanya.

Berdasarkan laporan Damkar Brebes, sang bocah bernama Wiwi mulai mengenakan ring tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas mulai melakukan penanganan sekitar pukul 12.25 WIB. Dengan menggunakan peralatan dan teknik yang sesuai, ring besi akhirnya berhasil dilepas dari jari Wiwi sekitar pukul 12.35 WIB.

BACA JUGA: Bocah yang Hanyut di Sungai Comal Pemalang Meninggal, BPBD: Ditemukan di Radius 200 Meter

BACA JUGA: Tiga Hari Dicari, Bocah Tenggelam di Sungai Comal Pemalang Ditemukan Meninggal

"Alhamdulillah, proses pelepasan ring berjalan lancar dan selesai sekitar 10 menit. Setelah ring berhasil dilepas, kondisi anak dalam keadaan baik," ujarnya.

Caridah mengimbau masyarakat tidak ragu meminta bantuan petugas Damkar ketika mengalami kondisi darurat yang membutuhkan penanganan teknis, termasuk benda yang terjepit atau sulit dilepaskan dari bagian tubuh.

Menurutnya, petugas Damkar tidak hanya bertugas menangani kebakaran, tetapi juga memberikan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat dalam berbagai situasi.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan sendiri apabila mengalami kondisi seperti ini, terutama jika benda sudah menyebabkan pembengkakan. Silakan segera meminta bantuan agar dapat ditangani dengan aman," katanya.

BACA JUGA: Dilanjutkan Besok, Pencarian Bocah di Pemalang yang Tenggelam Belum Membuahkan Hasil

BACA JUGA: Bocah di Tegal Meninggal Dunia Usai Tenggelam di DAS Jembangan

Caridah menegaskan, jajaran Damkar Brebes akan terus berupaya memberikan pelayanan secara cepat dan tepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

"Prinsip kami bergerak cepat dan tepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait