DPRD Kota Tegal Desak Evaluasi Total Drainase Akibat Banjir

DPRD Kota Tegal Desak Evaluasi Total Drainase Akibat Banjir

PENYERAHAN DOKUMEN - Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Kota Tegal Ratna Edy Suripno menyerahkan dokumen Pandangan Akir Fraksi. Fraksi PDIP desak Pemkot melakukan evaluasi total sistem drainase akibat genangan hujan dan rob. -K. Anam Syahmadani/Radar Tegal Grup-

Ringkasan Cepat

  • Isu Utama: Fraksi PDIP DPRD Kota Tegal mendesak Pemkot Tegal melakukan evaluasi total sistem drainase perkotaan.
  • Penyebab Genangan: Curah hujan tinggi, limpasan air permukaan, serta fenomena rob di kawasan pesisir.
  • Fokus Evaluasi: Kapasitas saluran, konektivitas antarjaringan, sedimentasi, sampah, hingga tata guna lahan.
  • Rekomendasi Utama: Pemeliharaan berkala, integrasi jaringan drainase, edukasi warga, dan indikator target yang terukur.

TEGAL, radartegal.com - Penanganan banjir dan genangan air di Kota Tegal membutuhkan langkah konkret dan menyeluruh dari pemerintah daerah. Kinerja sistem penampungan serta penyaluran air dinilai belum optimal dalam menampung debit air saat cuaca ekstrem.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Tegal mendesak Pemerintah Kota Tegal untuk segera melakukan evaluasi total terhadap sistem drainase perkotaan. Langkah tegas ini didorong oleh masih maraknya titik genangan di beberapa lokasi, terutama ketika hujan deras melanda bersamaan dengan datangnya banjir rob di area pesisir.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Fraksi PDIP, Ratna Edy Suripno, saat membacakan Pandangan Akhir Fraksi dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Tegal pada Selasa (6/10/2026).

Urgensi Evaluasi Menyeluruh Sistem Drainase

Pembenahan saluran air di Tegal tidak cukup sekadar perbaikan parsial. Pemkot Tegal perlu meninjau ulang berbagai faktor teknis yang memicu meluapnya air ke pemukiman dan jalan raya.

BACA JUGA:Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Setujui Raperda Drainase Perkotaan, Minta Pemkot Cepat Terbitkan Perwal

BACA JUGA:Resmi Disahkan! Ini Poin Penting Perda Drainase Perkotaan Tegal

Evaluasi total ini mencakup audit kapasitas saluran, kelancaran konektivitas antarjaringan, penilaian kondisi fisik saluran eksisting, pemetaan titik penyempitan, pengerukan sedimentasi, pembersihan sampah, hingga penataan ulang tata guna lahan yang memicu kenaikan limpasan air permukaan.

Fraksi PDIP menggarisbawahi pentingnya penyelarasan yang padu antara drainase pemukiman, saluran tepi jalan, area kawasan khusus, hingga muara pembuangan utama.

“Integrasi tersebut dinilai penting agar aliran air terkoneksi dan tidak terjadi penumpukan beban di satu titik saluran,” kata Ratna.

Partisipasi Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan

Selain pembenahan fisik oleh pemerintah, kesadaran publik memegang peranan kunci dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran aliran air.

BACA JUGA:TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Rampung, Saluran Drainase Debong Kidul Tegal Tuntas 100 Persen

BACA JUGA:Atasi Banjir Jalan Raya Bojong, Anggota DPRD Tegal Dorong Perbaikan Drainase via DAK 2026

Pemerintah Kota Tegal diminta semakin aktif mengedukasi warga agar tidak membuang limbah rumah tangga sembarangan ke dalam selokan. Selain itu, warga diimbau tidak mendirikan bangunan yang menutupi akses aliran atau penutup saluran air.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: