Maraton Padamkan Api, Damkar Tegal Jinakkan Dua Kebakaran Lahan dalam Waktu 7 Jam
PEMADAMAN- Petugas Damkar Kabupaten Tegal saat berjibaku menyemprotkan air guna melokalisasi kobaran api di lahan alang-alang Kecamatan Adiwerna. -Yeri Noveli-
Rangkuman untuk Anda
- Dua Insiden Beruntun: Wilayah Kabupaten Tegal kembali dilanda dua peristiwa kebakaran di Kabupaten Tegal secara terpisah dalam kurun waktu kurang dari tujuh jam pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
- Titik Kebakaran: Amukan si jago merah melanda lahan terbuka di Desa Sumingkir (Kedungbanteng) pada sore hari dan area samping SMPN 4 Adiwerna pada malam hari.
- Pemicu Kelalaian: Investigasi Damkar Kabupaten Tegal memastikan kedua bencana tersebut sama-sama dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan warga.
- Status Terkini: Seluruh titik api berhasil diisolasi dan dipadamkan total oleh petugas gabungan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan sekolah.
SLAWI, radartegal.com – Peringatan bagi warga untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan di tengah musim kemarau tampaknya belum sepenuhnya diindahkan. Hanya dalam kurun waktu satu hari, kecerobohan membuang bara api kecil memicu rentetan kebakaran di Kabupaten Tegal yang menghanguskan dua lahan alang-alang luas dan sempat mengancam fasilitas pendidikan publik.
Dua insiden beruntun yang terjadi dari siang hingga malam hari pada Sabtu, 3 Oktober 2026 tersebut memaksa armada taktis Damkar Kabupaten Tegal Pos Slawi bekerja maraton. Otoritas pemadam kebakaran mengonfirmasi perambatan api dipicu oleh tiupan angin kencang yang menyambar vegetasi kering di sekitar tumpukan limbah rumah tangga.
Detik-detik Api Mengancam Kawasan Bambu dan Sekolah
Berdasarkan laporan resmi dari pos komando pemadam kebakaran, petaka pertama pecah sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan RA Kartini, Desa Sumingkir, Kecamatan Kedungbanteng. Kobaran api yang berawal dari pembakaran sampah pekarangan meluas tak terkendali hingga melahap rumpun bambu dan lahan alang-alang sekitarnya.
BACA JUGA: Kebakaran Lahan di Procot Tegal Nyaris Hanguskan Hotel Permata Inn Slawi
BACA JUGA: Toko Bangunan Wijaya Slawi Kebakaran, Ini Penyebab dan Kronologinya
Petugas Damkar Tegal yang menerima laporan dari warga bernama Gufron tiba di TKP pada pukul 15.20 WIB. Proses penyekatan dilakukan ketat sebelum akhirnya bara api berhasil dijinakkan total setelah proses pendinginan pada pukul 16.15 WIB.
Belum sempat armada melakukan pengisian ulang air secara tenang, kepulan asap hitam kembali dilaporkan warga pada malam hari, tepatnya pukul 21.05 WIB. Kebakaran kedua ini memicu kepanikan massal lantaran titik api berkobar hebat di Jalan Kaliwadas, RT 03/RW 01, Kecamatan Adiwerna—posisinya berada persis di sebelah timur gedung SMP Negeri 4 Adiwerna.
Petugas Damkar yang berkejaran dengan waktu tiba di lokasi pada pukul 21.15 WIB atas laporan warga bernama Evi Krismanto. Langkah lokalisasi api secara cepat langsung diambil guna memastikan lidah api tidak meloncat ke dalam kompleks bangunan sekolah dasar dan menengah tersebut. Setelah berjibaku selama 50 menit, amukan api akhirnya berhasil dipadamkan secara menyeluruh pada pukul 22.05 WIB.
Peringatan Keras Satpol PP Tegal: Jangan Remehkan Bara Kecil
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco, melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Nawawi, membenarkan terjadinya dua insiden berturut-turut tersebut. Otoritas menyayangkan masih rendahnya kesadaran publik mengenai risiko bahaya kebakaran terbuka selama cuaca kering ekstrem melanda kawasan Slawi dan sekitarnya.
BACA JUGA: Gudang Alfamart Penusupan Tegal Nyaris Ludes Terbakar, Api dari Kebakaran Lahan
BACA JUGA: Tim Keselamatan RSU Comal Baru Pemalang Beri Edukasi dan Simulasi Kesiapsiagaan Kebakaran dan Gempa
Hasil pemeriksaan saksi-saksi di kedua tempat kejadian perkara menunjukkan pola human error yang sama, yakni kelalaian saat membakar sampah tanpa pengawasan memadai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


