Tertemper KA Dharmawangsa Ekspres, Petani di Brebes Meninggal Dunia

Tertemper KA Dharmawangsa Ekspres, Petani di Brebes Meninggal Dunia

Seorang petani berinisial C, warga Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Dharmawangsa Ekspres pada Selasa 29 September 2026 pagi.(istimewa)--

BREBES, radartegal.com – Seorang petani berinisial C, warga Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Dharmawangsa Ekspres pada Selasa 29 September 2026 pagi.

Insiden tertemper KA Dharmawangsa Ekspres tersebut dibenarkan Kapolsek Bulakamba AKP HM Afandi. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.38 WIB di jalur rel kilometer 176+5, jalur hilir petak jalan Brebes-Tanjung yang masuk wilayah Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba.

Berdasarkan laporan kepolisian, korban tertemper KA Dharmawangsa Ekspres saat itu sedang menyeberangi perlintasan rel. Diduga korban tidak menyadari adanya kereta api yang tengah melintas sehingga tertemper KA 165 Dharmawangsa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi (SBI)-Pasar Senen (PSE).

"Korban merupakan petani dan tercatat sebagai warga Desa Cimohong," ungkapnya, Selasa 29 September 2026.

BACA JUGA: Tertemper Kereta Api, Warga di Pemalang Terpental Hingga 50 Meter

BACA JUGA: Cari Rongsok, Pria Meninggal Tertemper Kereta Api di Brebes

Informasi tersebut selanjutnya ditindaklanjuti petugas kepolisian. Anggota piket dan Unit Reskrim Polsek Bulakamba melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad korban.

"Dalam penanganan kejadian tersebut, polisi juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi," terangnya.

Dia menambahkan, dalam laporan menyebutkan, peristiwa bermula ketika KA 165 Dharmawangsa Ekspres melintas di lokasi kejadian. Pada waktu bersamaan, korban berada di jalur rel dan hendak menyeberang.

"Setelah dilakukan evakuasi, jasad korban dibawa ke rumah sakit. Pihak keluarga kemudian menyatakan menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi," terangnya.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Pekalongan, Bocah Tertemper KA Airlangga Usai Mengaji

BACA JUGA: Tragedi di Jembatan Sakalibel Bumiayu Brebes: 3 Remaja Tertemper KA Barang, Satu Meninggal

Selanjutnya, jasad korban tertemper KA Dharmawangsa Ekspres diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kapolsek Bulakamba menyampaikan bahwa kejadian tersebut menjadi perhatian terkait keselamatan masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api.

"Masyarakat diimbau untuk tidak menyeberangi rel ketika terdapat kereta api yang akan melintas dan selalu memastikan kondisi jalur aman sebelum melintas," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: