Awas Lubang Maut! Pemkab Tegal Kebut Aspal Ujungrusi-Trayeman

Awas Lubang Maut! Pemkab Tegal Kebut Aspal Ujungrusi-Trayeman

PERBAIKAN JALAN- Alat berat meratakan aspal jenis AC-WC dalam proyek perbaikan ruas jalan Ujungrusi-Trayeman, Adiwerna, Rabu 23 September 2026. Pemkab Tegal mengebut pengerjaan ini demi memutus rantai kecelakaan lalu lintas.--

  • Pemerintah Kabupaten Tegal tancap gas merealisasikan perbaikan jalan Tegal di ruas Ujungrusi–Trayeman guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
  • Proyek pengaspalan ulang senilai Rp930 juta ini dieksekusi oleh CV L Putra Pratama dengan ketebalan aspal mencapai 4 centimeter.
  • Langkah cepat Pemkab ini disambut lega oleh warga dan pedagang pasar yang sebelumnya kerap terjatuh akibat jalan berlubang.

ADIWERNA, radartegal.com- Mimpi buruk melintasi jalur penuh jebakan maut di Kecamatan Adiwerna akhirnya segera berakhir. Selama ini, ruas jalan Ujungrusi–Trayeman kerap menjadi momok menakutkan bagi pengendara, terutama para pedagang yang membawa barang dagangan di pagi buta. Tak ingin jatuh korban lebih banyak akibat kondisi jalan berlubang, Pemerintah Kabupaten Tegal (Pemkab Tegal) tancap gas merealisasikan program akselerasi perbaikan jalan Tegal tanpa kompromi.

Kehadiran alat berat dan aspal panas di jalanan tersebut memantik senyum lega warga sekitar. Keselamatan dan kenyamanan mobilitas warga kini dikembalikan, membuktikan bahwa komitmen infrastruktur daerah bukan sekadar janji di atas kertas.

Akhir Teror Lubang Jalan di Dekat Pasar

Jalur Ujungrusi–Trayeman bukanlah jalan sepi; kawasan ini adalah urat nadi perekonomian warga karena lokasinya yang berdekatan dengan pasar. Kondisi aspal yang sebelumnya rusak parah sering kali memicu kecelakaan lalu lintas.

BACA JUGA: Dikucur Rp4,4 Miliar, Perbaikan Jalan Babakan-Jatibogor Tegal Rampung Oktober

BACA JUGA: Warga Adiwerna hingga Dukuhturi Tegal Desak Perbaikan Jalan Rusak

Hal inilah yang menjadi dasar mengapa ruas jalan ini masuk ke dalam daftar operasi prioritas.

Pelaksana Pekerjaan Lapangan dari CV L Putra Pratama Raka mengonfirmasi urgensi perbaikan saat ditemui di lokasi pengerjaan, Rabu 23 September 2026.

"Ruas jalan Trayeman–Ujungrusi ini sebelumnya memiliki banyak titik lubang yang cukup membahayakan dan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, perbaikan ini diprioritaskan," ujar Raka.

Telan Rp930 Juta, Aspal Tebal 4 Cm Digelar

Secara teknis, proyek ini tidak dikerjakan setengah hati. Pengerjaan fisik menggunakan pengaspalan jenis AC-WC dengan ketebalan 4 centimeter yang membentang di lebar jalan existing mencapai 8,4 meter. Total panjang jalan yang dirombak mencapai 400 meter.

BACA JUGA: Cek Hasil Perbaikan Jalan di Brebes, Bupati Ajak Warga Ikut Merawat

BACA JUGA: Perbaikan Jalan Pantura Pemalang-Pekalongan Dikebut Hingga 2027

Berbekal Surat Perintah Kerja (SPK) bernilai kontrak Rp930 juta, pengerjaan yang dimulai sejak 9 September ini ditargetkan rampung pada 9 Oktober 2026.

"Besok kita sudah masuk tahap pengerjaan layer terakhir. Setelah pengaspalan rampung, pengerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan rambu reftonik yang memakan waktu sekitar dua minggu. Sementara untuk pengusulan perbaikan lanjutan pada ruas sebaliknya akan kita dorong melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2027," tambah Raka memaparkan progres di lapangan.

"Dulu Sering Jatuh", Jerit Pedagang Kini Lega

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: