BinguoEV vs BYD Atto 3: Perbandingan Baterai, Jarak Tempuh, dan Kepraktisan Harian

BinguoEV vs BYD Atto 3: Perbandingan Baterai, Jarak Tempuh, dan Kepraktisan Harian

--

TEGAL, radartegal.com - BinguoEV vs BYD Atto menarik perhatian calon pembeli mobil listrik. Perbedaan baterai, jarak tempuh, fitur, dan harga menjadi pertimbangan utama konsumen.

Di pasar Indonesia, BinguoEV vs BYD Atto menawarkan karakter kendaraan berbeda. Keduanya menggunakan baterai LFP, tetapi kapasitas dan konfigurasi kendaraannya berbeda.

Bagi konsumen Tegal, BinguoEV vs BYD Atto punya kebutuhan penggunaan berbeda. Pilihan akhirnya bergantung pada rute harian, kebutuhan kabin, serta anggaran.

Mengapa BinguoEV dan BYD Atto Sama-Sama Mengandalkan Baterai LFP?

Baterai LFP menawarkan karakter kimia yang berbeda dari baterai NMC. Perbedaan tersebut berpengaruh terhadap ketahanan, suhu kerja, dan karakter penggunaan kendaraan.

BACA JUGA: Banyak Orang Indonesia Masih Ragu Beli Mobil Listrik, Apa yang Paling Dikhawatirkan?

BACA JUGA: 6 Mobil Listrik untuk Usaha Travel, Ada yang 6–7 Penumpang

LFP menggunakan lithium iron phosphate sebagai material katoda baterai. Kimia tersebut dikenal memiliki stabilitas termal yang relatif baik.

Wuling BinguoEV memakai baterai LFP dengan standar perlindungan IP67. BYD juga memakai Blade Battery berbasis LFP pada Atto 3.

BinguoEV vs BYD Atto: Apa Saja Perbedaan Utamanya?

1. Umur Baterai dan Ketahanan Penggunaan Harian

Perbandingan BinguoEV vs BYD Atto dimulai dari teknologi baterainya. Keduanya menggunakan kimia LFP yang dirancang untuk penggunaan kendaraan listrik.

Data katalog teknologi ESDM menunjukkan LFP memiliki rentang siklus tinggi. Namun, angka siklus tidak langsung menentukan umur baterai kendaraan tertentu.

BACA JUGA: 5 Mobil Listrik Irit Daya, Jarak Tempuh Jauh Sekali Charge

BACA JUGA: 5 Mobil Listrik Mungil Murah 2026, Cocok Buat Selap-selip di Tengah Macet Kota

Umur baterai juga dipengaruhi suhu, pola pengisian, dan kedalaman pengosongan. Sistem manajemen baterai membantu mengatur kondisi pengoperasian sel selama penggunaan.

Secara ringkas, terdapat empat faktor penting dalam ketahanan baterai:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: