Lupa Matikan Tungku, Rumah Warga di Brebes Terbakar

Lupa Matikan Tungku, Rumah Warga di Brebes Terbakar

Petugas Damkar saat memadamkan api dalam musibah kebakaran di Desa Parereja, Kecamatan Banjarharjo.(istimewa)--

BREBES, radartegal.com – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Brebes. Kali ini, kebakaran menimpa sebuah rumah di wilayah Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Rumah milik Mutiah (65), warga RT 03/RW 05, Desa Parereja, terbakar setelah pemilik rumah meninggalkan tungku kayu yang masih digunakan untuk memasak air.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 21 September 2026 sekitar pukul 08.05 WIB. Api membakar bagian rumah, termasuk atap dan sejumlah perabotan. Luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 8 x 10 meter persegi, dengan kerugian ditaksir sekitar Rp100 juta.

Kepala Satpol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Brebes, Caridah, mengatakan kebakaran bermula ketika pemilik rumah meninggalkan rumah untuk pergi ke rumah tetangga. Saat itu, tungku kayu masih digunakan untuk memasak air.

“Pemilik rumah pergi ke rumah tetangga dan lupa masih memasak air menggunakan tungku kayu. Api kemudian membesar dan membakar bagian rumah,” kata Caridah.

BACA JUGA: Sehari 2 Kebakaran di Tegal: Gudang Kasur & Bengkel Kayu Ludes

BACA JUGA: Kebakaran Rumah di Penakir Sarangan Pemalang, Tiga Orang Luka-luka

Api yang semakin membesar kemudian diketahui warga. Masyarakat yang mengetahui hal ktu langsung bergerak melakukan upaya pemadaman sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. 

Sedangkan laporan diterima Damkar Pos Kersana sekitar pukul 08.45 WIB. Petugas kemudian berangkat satu menit berselang dengan menempuh jarak sekitar 14 kilometer.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 09.05 WIB dan mulai melakukan pemadaman pukul 09.06 WIB. Berkat respons cepat petugas bersama warga dan unsur terkait, api berhasil dipadamkan sekitar 09.30 WIB.

Dalam proses pemadaman, Damkar Pos Kersana mendapat dukungan dari PT TSH, Polsek Banjarharjo, Koramil Banjarharjo, Pemerintah Desa Parereja dan masyarakat. Petugas mengerahkan satu unit mobil Damkar PT TSH G 9566 MG serta satu unit mobil suplai dari CV Hejira. Namun, proses pemadaman sempat menghadapi kendala karena selang mengalami kebocoran.

BACA JUGA: Kebakaran TPA Randukuning Batang: 10 Jam Pemadaman, Gas Metan Bikin Api Muncul Lagi

BACA JUGA: Lagi, Pembakaran Sampah jadi Pemicu Kebakaran di Brebes

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, rumah dan sejumlah barang milik korban mengalami kerusakan akibat kebakaran. Caridah mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun peralatan memasak berbahan bakar api, terlebih ketika hendak meninggalkan rumah.

“Kami mengimbau masyarakat memastikan tungku, kompor dan sumber api lainnya benar-benar sudah aman sebelum meninggalkan rumah. Jangan sampai kelalaian kecil justru menyebabkan kebakaran,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan seluruh sumber api telah padam sebelum meninggalkan rumah. “Jangan meninggalkan rumah saat kompor atau tungku masih menyala. Pastikan semuanya sudah aman sebelum bepergian,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: