Pemkab Tegal Gencarkan Skrining TBC Jemput Bola
TBC - Pemkab Tegal melalui Dinkes gencarkan skrining untuk memutus mata rantai kasus TBC. -Gemini AI-
SLAWI, radartegal.com - Pemerintah Kabupaten Tegal terus menggenjot penemuan kasus tuberkulosis (TBC) di wilayahnya secara masif. Langkah proaktif ini diwujudkan melalui program Active Case Finding (ACF) yang mendatangi pemukiman warga secara langsung.
Salah satu lokasi sasaran skrining berada di Desa Pasangan, Kecamatan Talang. Melalui metode jemput bola ini, petugas kesehatan turun ke lapangan untuk mendeteksi penularan TBC sejak dini tanpa menunggu warga berobat ke puskesmas.
Strategi Jemput Bola untuk Deteksi Dini TBC
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Edy Sucipto, melalui Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amin Yunianto, menegaskan bahwa penelusuran aktif merupakan kunci utama pengendalian TBC. Penanganan medis yang cepat dapat mencegah kondisi kesehatan pasien memburuk.
"Kegiatan ACF di Desa Pasangan Kecamatan Talang ini kita lakukan untuk 1 lokus terdapat 100 orang yang kita tracing. Dari total 346 lokus, kita sudah melaksanakan 97 lokus," kata Amin Yunianto.
BACA JUGA:Lacak Kasus TBC, Dinkes Kabupaten Tegal Sisir 346 Titik
BACA JUGA:Targetkan 7.700 Warga di 77 Lokus, Tracing TBC Terintegrasi CKG di Tegal Diluncurkan
Penelusuran lapangan difokuskan pada kelompok masyarakat yang masuk kategori rentan. Kategori tersebut meliputi warga yang memiliki kontak erat dengan penderita, perokok aktif, penderita diabetes, hingga warga dengan gejala batuk tidak kunjung sembuh.
Tahapan Skrining Medis dan Target Lokus TBC
Prosedur pemeriksaan medis dilakukan secara bertahap dan terukur. Petugas kesehatan mengawali penanganan dengan wawancara skrining awal untuk mengidentifikasi gejala yang dialami warga.
Setelah skrining awal, warga menjalani rontgen dada menggunakan Mobile X-Ray. Sampel dahak warga juga diambil untuk diuji laboratorium menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) guna memastikan diagnosis.
"Diharapkan hal ini dapat memutus mata rantai penularan TBC di lingkungan keluarga dan masyarakat agar lekas diobati sampai sembuh," tutur Amin.
BACA JUGA:Perluas Jangkauan Deteksi Dini Kasus TBC di Tegal, Pak Bhabin Dilibatkan dalam Proses Tracing
BACA JUGA:Siap Diterjunkan untuk Tracing Kasus TBC di Tegal Pak Bhabin Jalani Screening
Program pelacakan ini ditargetkan mampu menjangkau 346 titik lokus di seluruh wilayah Kabupaten Tegal. Pada setiap lokasi pelacakan, petugas menyasar sekitar 100 warga untuk diperiksa.
"Keterlibatan berbagai unsur masyarakat ini akan membuka jangkauan penemuan kasus secara lebih luas, khususnya bagi warga yang selama ini belum teridentifikasi atau belum tersentuh pengobatan," ujar Amin menambahkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


