Pemkab Pemalang Dorong Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Pemkab Pemalang Dorong Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

--

PEMALANG, radartegal.com - Pemerintah Kabupaten Pemalang mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Pemalang dinilai memiliki modal besar berupa potensi alam, seni, budaya, serta akses transportasi yang strategis untuk menarik wisatawan dan meningkatkan belanja masyarakat.

Itu disampaikan Plt Bupati Pemalang Nurkholes saat memberikan arahan dalam kegiatan Capacity Building for Tourism Awareness bertema “Sumber Daya Tangguh, Pariwisata Tumbuh” di Pendopo Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pemalang, Jumat 11 September 2026.

Nurkholes mengatakan, Pemalang memiliki kekayaan wisata yang sangat beragam, mulai dari pantai, pegunungan hingga sungai. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikembangkan secara serius agar memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

"Pemalang ini potensi alamnya luar biasa, potensi seniman dan budayanya juga luar biasa. Kalau saya membandingkan, Pemalang itu hampir seperti Bali. Ada pantai, ada gunung, ada sungai besar yang keindahannya juga luar biasa," katanya.

BACA JUGA:Skor 61,67, Tingkat Kegemaran Membaca di Pemalang Tertinggi Kedua di Jateng

BACA JUGA:BLT DBHCHT Pemalang 2026 Cair, 2.600 Warga Terima Rp600 Ribu

Nurkholes mengungkapkan bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan langkah nyata dan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pelaku wisata, masyarakat, komunitas, dunia usaha, hingga pemerintah pusat.

Salah satu langkah yang tengah didorong adalah penyelenggaraan event yang menggabungkan seni, budaya dan potensi alam Pemalang. Event tersebut diharapkan dapat menjadi magnet baru untuk menarik wisatawan sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kita ingin membuat satu event yang langsung mengkolaborasi budaya, seni, dan potensi alam," ungkapnya.

Nurkholes menambahkan, bahwa keinginan memajukan pariwisata Pemalang itu impiannya sejak lama. Ia menyebut keputusan pensiun dini sebagai ASN pada 2022 dan kemudian terjun dalam kontestasi politik salah satunya didorong keinginan untuk ikut membangun daerah.

BACA JUGA:Sungai Comal Pemalang Viral, Warga Temukan Butiran Diduga Emas di Sungai

BACA JUGA:Alihmediakan Naskah Kuno di Pemalang ke Digital, Pemkab Telusuri Manuskrip yang Disimpan Masyarakat

"Saya maju sebagai Wakil Bupati saat itu memang hanya ingin memajukan Pemalang. Tidak ada niat lain," ucapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Kementerian Pariwisata RI Dwi Marten Yono menilai Pemalang memiliki keunggulan dari sisi aksesibilitas yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Kata Dwi, banyaknya kendaraan yang melintas di jalur tol belum otomatis memberikan dampak ekonomi bagi Pemalang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: