8 Kelebihan Yamaha Aerox Alpha Turbo yang Bikin Berkendara Makin Seru
GARASI - Ini dia daftar kelebihan dari Yamaha Aerox Alpha Turbo, bikin nyaman bekendara dan cocok untuk anak muda.-(Ilustrasi by Aditya Saputra / Gemini AI)-
radartegal.com - Yamaha Aerox Alpha Turbo menjadi salah satu skutik yang menarik perhatian karena membawa pendekatan berbeda di kelas 150–160 cc.
Bukan hanya mengandalkan desain agresif, motor ini juga dibekali teknologi Yamaha Electric CVT atau YECVT. Teknologi tersebut memungkinkan hadirnya fitur Turbo Riding Mode dan Turbo Y-Shift yang membuat karakter berkendaranya lebih bisa disesuaikan.
Ditambah mesin Blue Core 155 cc VVA, fitur konektivitas, serta perangkat keselamatan modern, Aerox Alpha Turbo memang menawarkan paket yang cukup lengkap untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.
Berdasarkan spesifikasi Yamaha Indonesia, Aerox Alpha Turbo menggunakan mesin 155,09 cc dengan tenaga maksimum 11,3 kW atau sekitar 15,4 PS pada 8.000 rpm dan torsi 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
BACA JUGA: Ebeg Banyumas & OSH Meriahkan Karnaval Gear Ultima Yamaha
Varian Turbo dan Turbo Ultimate juga menggunakan transmisi YECVT, berbeda dari varian Aerox Alpha yang memakai V-belt otomatis konvensional.
Lantas, apa saja kelebihan Yamaha Aerox Alpha Turbo yang membuatnya menarik? Berikut pembahasannya.
Kelebihan Yamaha Aerox Alpha Turbo
1. YECVT
Kelebihan paling menonjol dari Aerox Alpha Turbo tentu berada pada teknologi Yamaha Electric CVT (YECVT).
Berbeda dari CVT konvensional, sistem ini dikontrol secara elektronik sehingga karakter penyaluran tenaga dapat diatur melalui sistem berkendara yang tersedia. Yamaha menyematkan teknologi tersebut untuk menghadirkan sensasi berkendara yang disebut “Turbo”.
BACA JUGA: 7 Kelebihan Yamaha Connected di NMAX 155 Terbaru yang Bikin Berkendara Makin Praktis
BACA JUGA: Bukan Sekadar Kustom, Yamaha Fazzio dan Filano Ini Disulap Jadi Astronaut hingga Cowboy Kalcer!
Bagi pengendara yang sering menghadapi kondisi jalan berbeda-beda, teknologi ini menarik karena karakter motor tidak terasa monoton.
Saat digunakan untuk mobilitas perkotaan, pengendara bisa memilih karakter yang lebih santai. Sementara ketika membutuhkan respons lebih agresif, tersedia pilihan yang lebih sporty.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
