Cara Pemkot Tegal Perkuat Karakter Anak Usia Dini Lewat Permainan Tradisional
GEBYAR PRASIAGA - Bunda PAUD bersama Wali Kota Tegal, kuatkan pendidikan karakter anak usia dini melalui ajang Gebyar Prasiaga Gembira 2026 di GOR Wisanggeni. -istimewa-
TEGAL, radartegal.com - Pendidikan karakter anak usia dini kembali menjadi sorotan utama dalam gelaran Gebyar Prasiaga Gembira 2026. Acara yang berlangsung di GOR Wisanggeni Kota Tegal, Kamis (3/9/2026) ini menegaskan pentingnya fondasi kepribadian anak sejak dini.
Bunda PAUD Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, menyatakan bahwa masa usia dini merupakan fase krusial dalam membentuk kemandirian, rasa percaya diri, hingga kemampuan bersosialisasi. Menurutnya, pembelajaran pada jenjang ini tidak boleh melenceng dari hakikat dunia anak.
Pendidikan PAUD, lanjut Gadis, sepatutnya tidak semata-mata menuntut anak untuk menguasai baca, tulis, dan hitung (calistung). Lingkungan belajar harus menjadi arena bagi anak untuk mengasah keberanian, kedisiplinan, serta semangat bekerja sama.
Konsep Belajar Sambil Bermain untuk Tumbuh Kembang Anak
Pembentukan mental dan moral peserta didik perlu dikemas secara interaktif. Strategi penyampaian materi menjadi kunci utama agar pesan moral yang diberikan dapat terserap maksimal tanpa membebani mental anak.
BACA JUGA:Hari Jadi ke-81 Jateng: Pendidikan Gratis Diperluas, Akses Belajar Kian Terbuka
BACA JUGA:Soroti Dampak Medsos pada Anak, Anggota Komisi X DPR RI Dorong Pembenahan Tata Kelola Pendidikan
"Semua itu harus diberikan dengan cara menyenangkan. Anak-anak harus merasa sedang bermain, tetapi sesungguhnya mereka sedang belajar banyak hal. Inilah kekuatan pendidikan anak usia dini: belajar sambil bermain, bermain sambil belajar," tegas Gadis.
Melalui wahana Prasiaga, anak-anak mulai dikenalkan pada nilai-nilai luhur. Beberapa di antaranya meliputi kepedulian terhadap sesama, rasa tanggung jawab, hingga kecintaan pada lingkungan sekitar.
Gadis mengimbau sinergi kuat antara orang tua, lembaga pendidikan, pemerintah, dan publik. Kerja sama lintas sektor ini dibutuhkan guna mewujudkan ruang tumbuh yang aman, sehat, dan ramah bagi anak.
Menyiapkan Transisi Menuju Pramuka Siaga dan Sekolah Dasar
Pesan mendalam juga disampaikan Gadis kepada para peserta usia dini. Ia mendorong mereka untuk senantiasa menghormati pendidik, menyayangi keluarga, serta berani memelihara cita-cita tinggi.
BACA JUGA:Strategi Disdikbud Perluas Akses Pendidikan Inklusif di Kota Tegal
BACA JUGA:Guru di Tegal Didorong Akrab dengan Dunia Digital untuk Tanamkan Pendidikan Karakter
"Masa depan Kota Tegal ada di tangan kalian," tuturnya memberikan motivasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal sekaligus Ketua Penyelenggara, Dewi Umaroh, menjelaskan fungsi strategis dari Gebyar Prasiaga Gembira 2026. Agenda ini dirancang sebagai ajang rekreatif sekaligus edukatif guna mengenalkan prinsip kepramukaan paling dasar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




