Sharp Giga Fest

Pemilih Pemula di Tegal Didorong Jadi Warga Negara Berdaya

Pemilih Pemula di Tegal Didorong Jadi Warga Negara Berdaya

Pendidikan politik bagi Pemilih Pemula di Tegal yang digelar Bakesbangpol --

TEGAL, radartegal.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tegal kembali menggembleng kesadaran berdemokrasi generasi. Para pelajar yang notabene akan menjadi pemilih pemula di Kota Tega pada Pemilu 2029 mendatang diberikan edukasi politik yang dirancang khusus bagi mereka.

​Seperti yang dilakukan di salah satu SMK di Kota Tegal pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan dengan tema "Dari Pemilih Pemula menjadi Warga Negara Berdaya" itu, diikuti sekitar 100 siswa di sekolah tersebut. 

​Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam menyongsong pesta demokrasi mendatang. Pelajar kelas X dan XI disiapkan secara matang agar tidak sekadar menjadi penonton pasif saat hak pilih mereka mulai digunakan pada Pemilu 2029.

​Mengubah Peran Pelajar dalam Demokrasi

​Kepala Bidang Poldagri Bakesbangpol Kota Tegal, Sugeng Pujo, menegaskan bahwa edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman dasar politik sekaligus menumbuhkan sikap kritis. Pemerintah ingin mengubah peran generasi muda dari objek pasif menjadi subjek yang aktif dan mandiri.

BACA JUGA: KPU Kota Tegal Gandeng Mahasiswa FISIP UPS Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula di SMP Negeri 4 Tegal

BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas Layanan Pemilih, KPU Kota Tegal Gelar FKP Evaluasi Standar PDPB

​Sugeng menjelaskan bahwa suara para siswa memiliki pengaruh besar bagi masa depan bangsa. Melalui forum ini, pelajar didorong untuk meneliti rekam jejak, visi, dan misi calon pemimpin, serta tidak mudah terpengaruh oleh sebaran berita bohong.

​Ia juga mengungkapkan target besar di balik rangkaian sosialisasi ini. Tahun ini Bakesbangpol menargetkan 1.000 orang dari unsur masyarakat dan pemilih pemula untuk mendapatkan pendidikan politik. Sebelum SMK YPT, agenda serupa telah digelar di SMAN 6, SMK Harber, SMK SUPM Al Maarif, SMK Ihsaniyah, dan SMK Astrindo Kota Tegal.

Tanggung Jawab Moral dan Peran Aktif Siswa

​Kepala Bakesbangpol Kota Tegal, Budi Saptaji, menekankan bahwa status pemilih pemula merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Hak memilih bukan sekadar datang dan mencoblos, melainkan awal perjalanan sebagai warga negara yang peduli.

​Budi mengingatkan bahwa partisipasi demokrasi tidak berhenti setelah hari pemungutan suara usai. Warga negara yang berdaya akan terus mengawasi jalannya pemerintahan, menyampaikan aspirasi secara santun, dan berkontribusi nyata di lingkungan sekitar.

BACA JUGA: Gandeng Muhammadiyah, KPU Brebes Perkuat Pendidikan Pemilih

BACA JUGA: Update Data Pemilih, KPU Brebes Gelar Coktas PDPB Triwulan I 2026

​Ia juga mengajak generasi muda memanfaatkan kreativitas dan kemampuan teknologi mereka untuk menyaring informasi. Berpikir kritis serta membentengi diri dari hoaks dan ujaran kebencian menjadi kunci utama untuk mengambil keputusan yang bijak demi kepentingan bersama.

​Menyiapkan Generasi Emas yang Melek Politik

​Kepala SMK YPT Kota Tegal, Sultoni, menyambut baik materi edukasi yang dinilainya sangat berharga dan jarang didapatkan dalam pembelajaran reguler di kelas. Sultoni berharap materi tersebut membuat para siswa melek politik dan memahami bahwa perbedaan pendapat adalah hal lumrah dalam negara demokrasi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: