Sharp Giga Fest

Parah! Jalan Rusak di Dukuhwaru Tegal Bikin Resah Pengendara, Begini Respon DPRD

Parah! Jalan Rusak di Dukuhwaru Tegal Bikin Resah Pengendara, Begini Respon DPRD

ASPIRASI - Warga sampaikan aspirasi terkait jalan rusak di Dukuhwaru ke anggota DPRD Kabupaten Tegal, Agung Yudhi Kurniawan.-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-

DUKUHWARU, radartegal.com - Kondisi infrastruktur jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, kian memprihatinkan. Permukaan aspal yang mengelupas serta lubang berukuran besar yang tersebar di mana-mana membuat para pengguna jalan harus ekstra waspada saat melintas.

Kerusakan ini menjalar di berbagai titik strategis yang menghubungkan antarwilayah. Dampaknya, mobilitas harian masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian di jalur tersebut menjadi terganggu secara signifikan.

Gelombang keluhan warga ini mengemuka secara langsung saat anggota DPRD Kabupaten Tegal, Agung Yudhi Kurniawan (AYK), menggelar agenda reses di Kecamatan Dukuhwaru.

Akses Vital Masyarakat Dukuhwaru Terganggu

AYK mengungkapkan bahwa kerusakan jalan terjadi secara merata di hampir seluruh kawasan Dukuhwaru. Beberapa titik yang paling parah berada di ruas jalan kabupaten area Desa Kabunan, Bulakpacing, Gumayun, hingga Selapura.

BACA JUGA:Warga Lebeteng Tegal Dikepung Jalan Rusak, DPRD Desak Pemkab Segera Perbaiki

BACA JUGA:Atasi Masalah Jalan Rusak, Pemkot Tegal Lancarkan Strategi Ini

“Kerusakan hampir merata di wilayah Kecamatan Dukuhwaru,” ujar pria yang kini menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal tersebut, Jumat (21/8/2026).

Menurut AYK, deretan ruas jalan tersebut memegang peranan penting dalam menopang perekonomian lokal. Jalur ini merupakan fondasi utama warga untuk bekerja, mengangkut hasil panen pertanian, mendistribusikan barang dagangan, hingga mengantar anak ke sekolah.

Akibat kondisi fisik jalan yang penuh lubang, laju kendaraan terpaksa melambat. Para pengendara tertekan untuk terus memperhitungkan pijakan roda agar tidak memicu kecelakaan lalu lintas.

Risiko Kecelakaan Tinggi Akibat Minim Penerangan

Ancaman keselamatan semakin bertambah berat ketika malam hari tiba. Kondisi fisik jalan rusak diperparah oleh sangat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur utama tersebut.

BACA JUGA:DPU Brebes Pastikan Jalan Rusak yang Diprotes Warga Losari Bakal Diperbaiki

BACA JUGA:Perbaiki Jalan Rusak yang Terbengkalai 2 Tahun, Pemuda di Karangmulya Tegal Galang Donasi

Ketiadaan lampu penerangan membuat lubang-lubang jalan tak terlihat oleh mata pengendara dari jarak aman. Hal ini berpotensi besar membuat pengendara kehilangan kendali atas kendaraannya secara mendadak.

“Warga harus ekstra hati-hati saat melintas. Apalagi ketika malam hari, lubang di jalan sulit terlihat,” kata AYK menjelaskan kondisi di lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: