Sharp Giga Fest

Wajah Baru dan Energi Anak Muda di UKK PKB Brebes

Wajah Baru dan Energi Anak Muda di UKK PKB Brebes

Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, suasana konsolidasi politik terasa berbeda di lingkungan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Brebes.(istimewa)--

BREBES, radartegal.com – Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, suasana konsolidasi politik terasa berbeda di lingkungan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Brebes. Sebanyak 93 peserta dari 17 kecamatan mengikuti Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB periode 2026-2031.

Satu per satu kader datang membawa harapan. Mereka bukan sekadar mengikuti sebuah ujian, tetapi sedang mempertaruhkan gagasan dan kesiapan untuk mengambil peran lebih besar di tingkat kecamatan. 

Di antara para peserta itu, banyak wajah yang relatif baru. Bahkan, sekitar 70 persen peserta merupakan kader muda. Pemandangan tersebut menjadi cerita tersendiri bagi Ketua DPC PKB Brebes yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Musyaffa.

Baginya, kehadiran banyak anak muda bukan hanya angka dalam daftar peserta. Mereka adalah gambaran bagaimana proses regenerasi kepemimpinan mulai tumbuh dari tingkat paling bawah.

BACA JUGA: Musyaffa Nahkodai DPC PKB Brebes Masa Bhakti 2026-2030

BACA JUGA: DPRD Brebes Ikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden

“Ini membawa energi segar untuk memperkuat basis PKB di Brebes,” kata Musyaffa saat meninjau langsung pelaksanaan UKK.

Batas usia maksimal 35 tahun bagi calon Ketua PAC menjadi salah satu pintu yang membuka kesempatan bagi kader muda untuk tampil. Namun, usia bukan satu-satunya pertimbangan.

Mereka juga diuji mengenai kompetensi, loyalitas, rekam jejak, visi-misi, pemahaman organisasi hingga wawasan kebangsaan.

Di ruang ujian, para calon dituntut menunjukkan alasan mengapa mereka layak dipercaya memimpin PKB di wilayah masing-masing. Dari sinilah proses regenerasi itu dimulai.

BACA JUGA: DPR RI Dorong DPRD Brebes Sinergi Etik dan Hukum di Daerah Lewat UU MD3

BACA JUGA: Komisi II DPRD Brebes Dukung Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai

UKK sendiri merupakan instruksi DPP PKB yang pelaksanaannya diselaraskan dengan AD/ART partai. Tim penguji dari DPW PKB Jawa Tengah dilibatkan untuk memastikan proses berjalan secara objektif dan profesional.

Bagi Musyaffa, menjadi Ketua PAC bukan sekadar menduduki jabatan struktural. Ada tanggung jawab untuk menggerakkan organisasi, membangun komunikasi dengan masyarakat, sekaligus menjaga keberadaan PKB di tengah-tengah warga.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi kalangan muda dan mereka yang berpengalaman untuk berkolaborasi,” ujarnya.

Setelah ujian selesai, perjuangan para peserta belum sepenuhnya berakhir. Tim penguji masih melakukan tabulasi dan penilaian sebelum menentukan siapa yang dinilai layak melanjutkan ke tahap berikutnya.

BACA JUGA: Lewat Gati, DPRD Brebes Dukung Penguatan Peran Ayah

BACA JUGA: DPC PKB Siapkan Sejumlah Agenda Peringati Harlah ke-28, Wakil Ketua DPRD Brebes Bilang Hal Ini

Hasil UKK nantinya diumumkan secara bertahap melalui website resmi DPW PKB Jawa Tengah dengan pembagian tiga wilayah zonasi.

Baru setelah tahapan tersebut selesai, Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dijadwalkan bergulir mulai awal September. Dari 93 peserta, akan lahir para pemimpin baru di tingkat kecamatan. Sebagian mungkin sudah lama dikenal sebagai kader. Sebagian lainnya baru mulai mendapat panggung.

Namun satu hal yang terlihat jelas dari UKK kali ini wajah baru dan energi anak muda mulai mengambil tempat dalam perjalanan regenerasi PKB Brebes. Mereka datang membawa gagasan masing-masing. Dan dari proses inilah, PKB Brebes berharap menemukan para pemimpin akar rumput yang mampu membawa organisasi melangkah lebih jauh.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: