Sharp Giga Fest

Warga Kramat Tegal Geram Jalan Penghubung Rusak, Minta Pemkab Segera Beton

Warga Kramat Tegal Geram Jalan Penghubung Rusak, Minta Pemkab Segera Beton

KELUHAN - Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKS, H Bakhrun saat menerima aduan warga terkait jalan rusak di wilayah Pantura Kramat.-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-

KRAMAT, radartegal.com - Kekesalan warga di kawasan Pantura Kabupaten Tegal mendidih akibat jalur penghubung antarwilayah yang tak kunjung diperbaiki. Jalur utama Kertayasa–Kramat serta Kramat–Plumbungan hingga kini dibiarkan berlubang dan bergelombang tanpa penanganan nyata dari pemerintah daerah.

Aspirasi mendesak tersebut mengemuka sewaktu anggota DPRD Kabupaten Tegal, H Bakhrun, menjaring aspirasi warga di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang mencakup Kecamatan Kramat, Suradadi, dan Warureja.

Bakhrun menegaskan bahwa kerusakan pada kedua ruas jalan Pantura Kramat ini telah memasuki kriteria memprihatinkan. Padahal, perannya sangat krusial sebagai urat nadi mobilitas harian yang menautkan Kecamatan Kramat dengan Suradadi.

Akses Vital Warga yang Terabaikan

Setiap hari, ribuan pengguna jalan bergantung pada kelancaran akses ini. Mulai dari pelajar, tenaga pendidik, pekerja kantoran, petani, hingga pedagang mengandalkan jalur penghubung antarkecamatan tersebut untuk menopang kehidupan ekonomi dan sosial mereka.

BACA JUGA:Kawasan Tata Ruang Berubah, Rencana Galangan Kapal di Kramat Tegal Disorot

BACA JUGA:Miris! Angka Pernikahan Anak di Tegal Masih Tinggi, Kecamatan Kramat Tertinggi

“Memang kondisinya cukup memprihatinkan. Warga sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan, tetapi sampai sekarang belum terealisasi,” ungkap Bakhrun, Kamis (20/8/2026).

Ia menerangkan bahwa tingginya volume kendaraan yang melintas dari waktu ke waktu membuat laju kerusakan jalan semakin parah.

Desakan Konstruksi Beton, Bukan Sekadar Tambal Sulam

Masyarakat menegaskan tidak lagi memerlukan solusi sementara berupa penambalan aspal. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Tegal membangun jalan dengan sistem beton bertulang agar memiliki ketahanan ekstra dan masa pakai lebih panjang.

Keinginan perbaikan jalan dengan konstruksi beton ini didasari kondisi geografis setempat. Struktur tanah di wilayah Pantura Kramat tergolong labil, sehingga perbaikan biasa dipastikan cepat hancur kembali saat tergerus beban kendaraan.

BACA JUGA:DPU Brebes Pastikan Jalan Rusak yang Diprotes Warga Losari Bakal Diperbaiki

BACA JUGA:Perbaiki Jalan Rusak yang Terbengkalai 2 Tahun, Pemuda di Karangmulya Tegal Galang Donasi

Bagi warga setempat, kerusakan infrastruktur bukan sekadar mengganggu kenyamanan. Lubang yang menganga dan permukaan jalan yang bergelombang secara langsung melambatkan laju perekonomian, meningkatkan potensi kecelakaan, serta menaikkan biaya perawatan kendaraan harian.

Dampak Luas Kerusakan Jalan Bagi Masyarakat

Kondisi jalur yang terbengkalai ini berdampak sistemik pada pelbagai sektor kehidupan masyarakat Pantura.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: