Sharp Giga Fest

Pertahankan Tradisi, 250 Pedagang Pasar di Tegal Gelar Upacara Bendera

Pertahankan Tradisi, 250 Pedagang Pasar di Tegal Gelar Upacara Bendera

Ratusan pedagang Pasar di Tegal melaksanakan upacara memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI--

TEGAL, radartegal.com — Pemandangan unik menyedot perhatian warga di kawasan Pasar Anyar Martoloyo, Kota Tegal, pada Senin, 17 Agustus 2026. Ratusan pedagang kompak menghentikan sejenak aktivitas jual beli demi menggelar upacara memperingati HUT ke-81 RI.

​Panggung megah berhias rangkaian bunga berdiri rapi di salah satu sudut area pasar. Latar panggung bertuliskan "Dirgahayu Republik Indonesia, Pasar Martoloyo Kota Tegal 'Ikhlas, Bersatu dan Bergotong Royong'" mempertegas nuansa patriotik.

​Sejak pukul 09.00 WIB, para pedagang yang mayoritas mengenakan pakaian bernuansa merah mulai berkumpul di lokasi. Mereka berbaris rapi mengikuti seluruh rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 RI dengan khidmat.

​Wujud Syukur dan Nasionalisme Pedagang Pasar Martoloyo Tegal

​Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Anyar Martoloyo Kota Tegal, Heri Rusdarto, menjelaskan bahwa agenda upacara bendera ini merupakan tradisi yang telah berjalan sejak tahun 2025.

BACA JUGA: Wali Kota Tegal Pimpin Upacara Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Jalan Pancasila

BACA JUGA: Wali Kota Dedy Yon Kukuhkan Paskibraka Kota Tegal 2026 untuk Upacara HUT ke-81 RI

​Langkah tersebut menjadi wujud nyata rasa syukur seluruh lapisan pedagang atas nikmat kemerdekaan yang dirasakan hingga saat ini. Momentum sejarah peringatan HUT ke-81 RI ini dimanfaatkan untuk mempererat rasa persatuan.

​Meski demikian, Heri tak menampik bahwa kondisi transaksi perdagangan saat ini tengah menghadapi tantangan berat akibat sepinya pembeli yang dirasakan secara merata.

​Doa Bersama di Tengah Sepinya Aktivitas Perdagangan

​Heri mengungkapkan bahwa fenomena penurunan jumlah pengunjung hampir dialami oleh seluruh pasar tradisional saat ini. "Kondisi pasar memang berbeda dengan dulu. Hampir merata, setiap pasar sepi pembeli," ungkapnya.

​Namun, situasi sulit tersebut tidak menyurutkan semangat kebersamaan para pedagang di Pasar Martoloyo Tegal. Melalui momen peringatan kebangsaan ini, mereka memanjatkan doa bersama agar kembali melimpah rezeki.

BACA JUGA: Mengejutkan! Omzet Pedagang Pasar Cinde Tegal Melonjak Usai Boyongan Keluar Pasar

BACA JUGA: Harga Plastik di Pemalang Naik hingga Rp52 Ribu Per Kilogram, Pedagang Dikomplain Konsumen

​Kegiatan kebangsaan ini dirancang sebagai wadah memupuk jiwa nasionalisme sekaligus ruang saling menguatkan antar sesama pelaku usaha kecil.

​Rangkaian Lomba Unik dan Harapan Bagi Generasi Muda

​Usai pelaksanaan tata upacara bendera, suasana pasar berubah meriah dengan hadirnya berbagai perlombaan rakyat. Para pedagang antusias berkompetisi dalam lomba makan kerupuk, karaoke, memindahkan ikan lele, hingga memecahkan balon.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait