Jelang HUT RI ke-81, 12 Pasangan Ikut Nikah Gratis di MPP Brebes
Pasangan pengantin menunjukan buku nikah setelah menikah gratis di MPP Brebes.(istimewa)--
BREBES, radartegal.com – Hari Kemerdekaan bagi 12 pasangan calon pengantin di Kabupaten Brebes tahun ini terasa berbeda. Bukan sekedar ucapan dan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 saja, melainkan menjadi awal perjalanan baru bagi mereka.
Kamis 13 Agustus 2026, suasana di Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelatanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Brebe ada yang berbeda. Suasana MPP tampak lebih hangat dari biasanya.
Dua belas pasangan calon pengantin hadir dengan wajah penuh bahagia. Di tempat yang biasanya menjadi pusat berbagai layanan administrasi masyarakat itu, hari tersebut berubah menjadi ruang sakral untuk mengawali kehidupan rumah tangga.
Di tengah suasana kemeriahan menjelang HUT ke-81 RI, satu per satu pasangan menerima buku nikah dan bantuan modal usaha sebesar Rp2 juta per pasangan.
BACA JUGA: Kepala DPMPTSP Beri Apresiasi Dua Pegawai Berkinerja Terbaik
BACA JUGA: DPMPTSP Brebes Sosialisasikan Jaminan Sosial Pekerja dan Kepatuhan Perizinan Berusaha
Program tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Brebes melalui DPMPTSP, bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama dan Baznas Kabupaten Brebes.
Bagi para pasangan, bantuan itu bukan sekadar angka. Namun, ada harapan besar agar rumah tangga yang baru dibangun juga memiliki pijakan ekonomi untuk tumbuh.
Kemerdekaan yang Hadir dalam Pelayanan
Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes, Juwita Asmara menjelaskan kegiatan nikah gratis merupakan bentuk sinergi antarlembaga untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Dan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan.
Dia menambahkan, MPP Brebes kini telah menjadi pusat pelayanan yang semakin lengkap. Sebanyak 24 instansi bergabung dengan sekitar 150 jenis layanan, termasuk layanan Balai Nikah yang kini telah resmi beroperasi.
BACA JUGA: DPMPTSP Brebes Beri Kemudahan Urus Izin Operasional Pendidikan Non Formal
BACA JUGA: Wujudkan Tertib Kelola Kearsipan, DPMPTSP Brebes Musnahkan Arsip Kadaluarsa
“MPP Brebes kini menampung 24 instansi dengan 150 jenis layanan, salah satunya Balai Nikah yang sudah resmi beroperasi. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya,” ujarnya.
Dua belas pasangan yang mengikuti program tersebut berasal dari sejumlah kecamatan. Sebanyak empat pasangan berasal dari Kecamatan Brebes, tiga pasangan dari Wanasari, dua pasangan dari Losari, satu pasangan dari Ketanggungan, serta dua pasangan lainnya.
Pesan Wakil Bupati : Pernikahan Adalah Awal Perjalanan
Wakil Bupati Brebes Wurja yang hadir bersama Sekretaris Daerah Tahroni, unsur Forkopimda, kepala OPD, anggota DPRD serta perwakilan instansi terkait, memberikan pesan khusus kepada 12 pasangan tersebut.
Menurut Wurja, memontum Kemerdekaan RI harus dapat dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika masyarakat memperoleh pelayanan publik yang mudah dan terjangkau.
BACA JUGA: Lima Pejabat di Brebes Berebut Kursi Kepala DPMPTSP
BACA JUGA: DPMPTSP Brebes Buka-bukaan Soal Nasib Izin Usaha yang Sempat Dibekukan
“Kami ingin kemerdekaan terasa nyata, masyarakat bisa menikah dengan mudah, sah, dan tenang. Kepada 12 pasangan pengantin, hari ini bukan sekadar akad nikah, melainkan awal perjalanan membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” tuturnya.
Wurja juga mengingatkan bahwa kehidupan rumah tangga tidak selalu mudah. Karena itu, dia menitipkan dua pesan penting kepada pasangan yang baru nikah. Diantaranya yakni kejujuran dan keadilan kepada kedua orang tua.
Kemudian, dia juga menyampaikan pesan agar semua pasangan agar tidak membeda-bedakan orang tua dengan mertua. “Mertua adalah orang tua kedua. Jangan pernah bedakan perlakuan. Jika membawa oleh-oleh, berikan sama rata. Jangan sampai ada yang melarang suami atau istri berbakti kepada orang tuanya,” tegasnya.
Dapat Bantuan Modal Usaha Rp2 Juta
Selain mendapatkan buku nikah dan dokumen kependudukan, seluruh pengantin juga mendapatkan modal usaha senilai Rp2 juta. Wurja berpesan agar bantuan tersebut tidak habis untuk kebutuhan sesaat. Ia berharap uang tersebut menjadi modal awal untuk membangun usaha yang dapat menopang kehidupan keluarga.
“Nikah gratis dan dapat modal usaha, ini luar biasa. Jangan pernah merasa rendah, justru ini menunjukkan perhatian pemerintah kepada masyarakat. Gunakan modal ini untuk membangun usaha yang halal dan berkah,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




