Sharp Giga Fest

Ini 15 Inovasi Bapperinda Tegal untuk Optimalkan Layanan Masyarakat

Ini 15 Inovasi Bapperinda Tegal untuk Optimalkan Layanan Masyarakat

INOVASI - Bapperinda Kabupaten Tegal terus berinovasi hadirkan penguatan perencanaan pelayanan publik.-Hermas Purwadi/Radar Tegal Grup-

SLAWI, radartegal.com - Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) meluncurkan 15 inovasi strategis demi memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Terobosan ini dirancang untuk menyentuh berbagai aspek vital, mulai dari perencanaan pembangunan, pengelolaan data digital, administrasi pemerintahan, monitoring dan evaluasi, hingga pemberdayaan desa dan komunikasi publik.

Kepala Bapperinda Kabupaten Tegal, Dr Muhammad Faried Wajdy, menegaskan bahwa langkah ini menjadi instrumen krusial dalam mempercepat pencapaian target pembangunan daerah. 

Lewat berbagai terobosan ini, pemerintah daerah berupaya menghadirkan layanan yang jauh lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Mengapa Ekosistem Inovasi Daerah Sangat Penting?

Pengembangan inovasi tidak boleh sekadar berhenti pada tahap penciptaan ide kreatif belaka. Faried menjelaskan bahwa keberlanjutan sebuah terobosan memerlukan ekosistem yang terstruktur, terukur, dan berbasis kolaborasi lintas sektor.

BACA JUGA:Perlindungan Hak Anak: Bupati Tegal Apresiai Inovasi Penetapan Perwalian Kejari

BACA JUGA:Inovasi KACANG BOGARES Diluncurkan di SMAN 3 Slawi, Dinkes Kabupaten Tegal Perkuat Pencegahan Stunting

Proses tersebut harus berjalan secara berkesinambungan, mencakup tahap perencanaan, penerapan, pengembangan, hingga pemantauan dan evaluasi berkala. Bapperinda sendiri mengambil posisi aktif tidak hanya sebagai fasilitator perangkat daerah, tetapi juga sebagai pencipta dan pelaksana langsung di internal pemerintah.

Solusi Data dan Efisiensi Tata Kelola Internal

Dalam aspek penyediaan data pembangunan, Bapperinda menghadirkan program unggulan bernama PRODATA SPASIAL (Profil Daerah Berbasis Spasial). 

Sistem ini menyajikan data statistik, peta spasial, analisis mendalam, infografis, dan pemetaan potensi daerah yang disajikan dalam Buku Profil Daerah secara berkala.

Masyarakat dan pihak berkepentingan dapat mengakses seluruh data tersebut secara gratis melalui situs resmi Bapperinda. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi serta kemudahan akses informasi publik berbasis data akurat.

BACA JUGA:Genjot PAD Transparansi, Inovasi TULUS NGOPENI Resmi Diluncurkan di Slawi

BACA JUGA:Kurma Mase: Inovasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Jemput Bola Layanan Medis

Sementara untuk penguatan internal, Bapperinda memanfaatkan aplikasi digital Stock Management. Sistem ini berfungsi mencatat arus keluar-masuk barang habis pakai, memantau ketersediaan stok secara real-time, memberikan notifikasi otomatis saat pasokan menipis, dan menyajikan laporan periodik yang akuntabel.

Inovasi Tidak Harus Selalu Berupa Aplikasi

Faried menegaskan bahwa terobosan daerah tidak selamanya harus diwujudkan dalam bentuk platform aplikasi baru. Penyederhanaan alur kerja, integrasi data terpadu, media pembelajaran, hingga penyediaan ruang dialog kebijakan juga merupakan wujud nyata inovasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: