Perbaikan Jalan Pantura Pemalang-Pekalongan Dikebut Hingga 2027
PERBAIKAN JALAN - Ilustrasi proyek perbaikan jalan nasional Pantura Pemalang-Pekalongan.-Gemini AI-
PEKALONGAN, radartegal.com - Proyek perbaikan dan pemeliharaan Jalan Nasional Pantura Pemalang-Pekalongan terus menunjukkan tren positif. Hingga 2 Agustus 2026, pengerjaan fisik di jalur utama Pantura Jawa Tengah ini telah menembus angka 35,97 persen, melampaui target berkala yang ditetapkan sebesar 33,85 persen.
Peningkatan infrastruktur ini memegang peranan vital bagi kelancaran arus lalu lintas harian serta percepatan distribusi logistik di sepanjang wilayah pesisir utara Jawa Tengah.
Fokus Perbaikan di Lingkar Pemalang dan Wiradesa
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Jateng dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY, Ridwan Umbara, mengonfirmasi bahwa pengerjaan saat ini terfokus pada dua titik strategis.
"Lokasinya di Pemalang dan Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Lingkar Pemalang dan Wiradesa," terang Ridwan, Sabtu, 8 Agustus 2026, sebagaimana dikuti dari jateng.disway.id.
BACA JUGA:Mulus Akhir Tahun, Perbaikan Jalan Selatan Tegal Hubungkan Sentra Wisata Bojong
BACA JUGA:Pemkab Brebes Rampungkan Perbaikan Jalan Poros Ruas Jagalampeni-Tegalgandu
Penanganan koridor ini merupakan bagian integral dari proyek preservasi jalan nasional yang terbagi dalam dua paket utama, yakni jalur Pemalang–Pekalongan dan jalur Pekalongan–Batang–Plelen.
Sejumlah Titik Jalan Nasional Telah Selesai Digarap
Hingga awal Agustus 2026, tim di lapangan telah menyelesaikan perbaikan di beberapa kilometer kunci Pantura. Titik-titik yang sudah tuntas dikerjakan antara lain:
- Km.Smg 105+115 s.d 108+359 (sisi kanan): Penanganan sepanjang 3,121 kilometer.
- Km.Smg 130+750 s.d 131+940 (sisi kanan): Penanganan sepanjang 1,190 kilometer.
- Km.Smg 136+340 s.d 137+618 (sisi kiri): Penanganan sepanjang 1,001 kilometer.
- Km.Smg 129+385 s.d 129+785 (sisi kanan): Penanganan sepanjang 0,400 kilometer.
- Km.Smg 134+544 s.d 134+816 (sisi kanan): Penanganan sepanjang 0,270 kilometer.
Lokasi Pengerjaan yang Masih Berlangsung
Di samping lokasi yang sudah selesai, aktivitas alat berat dan perbaikan jalan masih berlangsung aktif di area berikut:
- Km.Smg 137+553 s.d 138+756 (sisi kanan): Pengerjaan sepanjang 1,203 kilometer.
- Km.Smg 105+115 s.d 106+099 (sisi kiri): Pengerjaan sepanjang 0,870 kilometer.
BACA JUGA:Anggaran Rp34 Miliar Cair, Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Target Rampung Akhir 2026
Proyek perbaikan jalan berjangka panjang ini didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk periode anggaran 2025–2027. Total nilai investasi yang dikucurkan mencapai Rp174.783.835.800 dengan target durasi pengerjaan hingga tahun 2027.
Meskipun capaian fisik sementara ini terbukti mengungguli rencana awal kontrak, ketepatan waktu perampungan akhir tetap mengacu pada penyelesaian seluruh detail pekerjaan di setiap segmen yang ditangani.
Ringkasan Cepat
- Capaian Progres: Menembus 35,97% per 2 Agustus 2026 (melewati target 33,85%).
- Nilai Proyek: Rp174.783.835.800 dibiayai via skema SBSN (2025–2027).
- Total Panjang Target: 9,7 kilometer di lintasan Pemalang–Pekalongan.
- Fokus Area: Jalur Lingkar Pemalang dan lintasan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.
FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)
Berapa progres pengerjaan Jalan Nasional Pemalang-Pekalongan saat ini?
- Per 2 Agustus 2026, progres fisik pengerjaan telah mencapai 35,97 persen. Capaian ini lebih cepat dari target kontrak sebesar 33,85 persen.
Kapan proyek preservasi Jalan Pemalang-Pekalongan ditargetkan selesai?
- Paket pengerjaan jalan nasional sepanjang 9,7 kilometer ini dirancang berjalan dari periode anggaran 2025 dan ditargetkan tuntas sepenuhnya pada tahun 2027.
Berapa alokasi anggaran untuk perbaikan jalan nasional ini?
- Total nilai kontrak proyek ini mencapai Rp174.783.835.800 yang bersumber dari pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Kelancaran jalan Pantura Jawa Tengah tidak hanya memangkas waktu tempuh perjalanan antar kota, tetapi juga menjaga stabilitas logistik nasional. Akselerasi pengerjaan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan berkendara yang optimal bagi masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

