KPK Segel Kantor PUPR Pemalang dan Amankan Istri Bupati
OPERASI KPK - Istri Bupati Pemalang diamankan KPK saat melakukan operasi senyam, Selasa malam hingga Rabu dini hari di Kota Ikhlas.-Mukhtarom/ Diswayjateng.id/ Radar Tegal Grup-
PEMALANG, radartegal.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah dan menyegel sejumlah tempat vital di Kabupaten PEMALANG, Jawa Tengah. Penindakan maraton ini berlangsung sejak Selasa (28/7/2026) malam hingga Rabu (29/7/2026) dini hari.
Sejumlah aset strategis dipasangi stiker segel oleh petugas lembaga antirasuah. Area yang disasar mencakup hunian pribadi di kawasan perumahan elit hingga ruang kerja dinas teknis pemerintah daerah.
Langkah tegas ini menambah daftar panjang riwayat penindakan korupsi di wilayah Pemalang. Masyarakat kini menanti kepastian hukum atas tindakan mengejutkan penyidik KPK di lapangan.
Rumah Kontraktor dan Dinas PUPR Pemalang Dipasangi Segel KPK
Aktivitas penyegelan terpantau menyasar dua unit hunian di Perumahan Mutiara Residence, Kelurahan Mulyoharjo. Lokasi penyegelan persis berada di unit Blok B dan Blok C.
BACA JUGA:Dukung KPK soal OTT Bupati Sukoharjo, Luthfi: Semua Sama di Muka Hukum
Salah satu hunian di Blok B dihuni oleh pria berinisial O yang berprofesi sebagai penyedia jasa konstruksi atau kontraktor. Sementara itu, identitas penghuni di Blok C belum teridentifikasi secara jelas.
Penyegelan tidak berhenti di area pemukiman warga. Petugas komisi antirasuah berlanjut menyasar kantor pemerintahan dengan menyegel pintu ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang.
Akses menuju ruang Kepala DPUPR kini tertutup rapat usai penempelan stiker resmi lembaga antirasuah. Seluruh aktivitas di dalam area tersebut dihentikan sementara demi kepentingan penyidikan.
Kesaksian Warga dan Detik-Detik Istri Bupati Dibawa Petugas
Kehadiran tim penyidik di perumahan sempat memicu perhatian warga lokal. Seorang warga sekitar, Ardi, membeberkan detik-detik saat kendaraan penyidik mulai mendatangi lokasi sejak pukul 20.00 WIB.
BACA JUGA:Ke Pemalang, KPK Bicara tentang Pokir DPRD, Bupati Pemalang Katakan Hal Ini
BACA JUGA:Cegah Praktik Korupsi di Brebes, DPRD Sengaja Datangkan KPK RI
"Tadi awalnya ibu-ibu melihat ada beberapa mobil berhenti di sekitar perempatan. Setelah saya cek ternyata ada penyegelan rumah," kata Ardi saat memberikan keterangannya sebagaimana dikutip dari jateng.disway.id.
Ardi menambahkan bahwa bangunan di Blok C berstatus rumah sewa. Penghuninya cenderung tertutup dan sangat jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


