Gus Yasin Kawal KKN UIN Saizu untuk Data Kemiskinan Jateng
KKN - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung berbagai program mahasiswa KKN UIN Saizu Purwokerto. -istimewa-
BANYUMAS, radartegal.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menaruh perhatian besar terhadap program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Langkah nyata ini diambil guna menyinkronkan data kemiskinan dan memajukan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah pedesaan.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung berbagai program mahasiswa KKN UIN Saizu Purwokerto. Fokus utama kolaborasi ini mencakup pemutakhiran data warga miskin hingga strategi pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Taj Yasin dalam acara Pelepasan Mahasiswa KKN Berdampak Angkatan ke-58 UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri. Agenda pelepasan ini berlangsung di halaman rektorat kampus setempat pada Rabu, 15 Juli 2026.
Optimalisasi Validasi Data Kemiskinan Jawa Tengah Lewat Mahasiswa
Di sela-sela kegiatan, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menyempatkan diri berdialog dengan para peserta. Diskusi hangat tersebut mengupas kesiapan mahasiswa serta pemetaan masalah yang ada di lokasi pengabdian.
BACA JUGA:109 Mahasiswa UPS KKN BDS di Kabupaten Kebumen
BACA JUGA:Diterjunkan KKN, 75 Mahasiswa UPS Jadi Agen Perubahan Masyarakat di Purworejo
Isu krusial seperti kemiskinan ekstrem, geliat UMKM, hingga akses pendidikan menjadi topik utama dalam obrolan tersebut. Gus Yasin menilai kehadiran mahasiswa di akar rumput sangat efektif untuk membantu pemerintah daerah.
"Kami dibantu mahasiswa KKN untuk pendampingan. Data-data kemiskinan ini yang perlu dikawal. Dengan adanya KKN, kami akan lebih tahu lagi apakah data-data itu sudah benar atau tidak," tutur Gus Yasin.
Informasi riil dari lapangan ini nantinya menjadi acuan penting bagi pemangku kebijakan. Pemprov Jateng, pemerintah kabupaten, hingga jajaran pemerintah desa akan bergerak cepat menindaklanjuti temuan tersebut.
Strategi Hilirisasi UMKM Desa dan Penguatan Potensi Lokal
Selain urusan validasi data kemiskinan Jawa Tengah, mahasiswa juga mengemban misi memetakan potensi ekonomi lokal. Gus Yasin meminta para peserta jeli melihat peluang komoditas unggulan desa yang bisa ditingkatkan nilai jualnya.
BACA JUGA:Wagub Jateng Lepas 3.761 Mahasiswa KKN Unsoed, Instruksikan OPD Beri Pengawalan
BACA JUGA:Perkuat Program Kecamatan Berdaya, Gubernur Ahmad Luthfi Lepas 4.620 Mahasiswa KKN Undip
Pemerintah siap memberikan dukungan lanjutan setelah identifikasi awal dilakukan oleh mahasiswa. Intervensi yang disiapkan meliputi kemudahan izin usaha, peningkatan mutu produk, sertifikasi halal, hingga akses pasar yang lebih luas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



