Tujuh dari 18 SMP Negeri Satu Atap di Brebes Kekurangan Siswa
Tujuh dari 18 SMP Negeri Satu Atap (Satap) di Kabupaten Brebes kekurangan siswa di Tahun Ajaran (TA) 2026-2027. Nampak Kepala Dindikpora Brebes Sutaryono saat mengajar di MPLS di SMP Negeri yang ada di Brebes.(istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Tujuh dari 18 SMP Negeri Satu Atap (Satap) di Kabupaten Brebes kekurangan siswa di Tahun Ajaran (TA) 2026-2027. Bahkan, ada salah satu SMP Negeri Satu di Kabupaten Brebes yang hanya menerima tujuh siswa untuk Kelas VII di tahun ajaran baru ini.
Kepala Dinddikpora Kabupaten Brebes Sutaryono melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Aditya Perdana mengatakan, total ada sembilan SMP Negeri Satu Atap di Brebes yang kekurangan siswa.
"Iya benar (ada SMP Negeri Satu Atap di Brebes yang kekurangan siswa)," ungkapnya, Selasa 14 Juli 2026.
Kesembilan sekolah tersebut yakni, SMP Negeri 5 Satu Atap Salem, dari total daya tampung 32 siswa hanya menerima 7 siswa baru. SMP Negeri 6 Satu Atap Salem dari 32 kuota siswa baru hanya menerima 11 siswa.
BACA JUGA: SMP Ihsaniyah Kota Tegal Siap Bersinergi dengan Radar Tegal Online
BACA JUGA: 36 Tahun Mengabdi, SMP Negeri 3 Petarukan Pemalang Terus Cetak Generasi Berprestasi
SMP Negeri 4 Satu Atap Bantarkawung dari total kuota penerimaan siswa baru hanya menerima 16 siswa baru. SMP Negeri 4 Satu Atap Paguyangan dari 64 daya tampung siswa baru hanya menerima 23 siswa baru.
SMP Negeri 7 Satu Atap Salem dari daya tampung 32 siswa hanya menerima 23 siswa baru. SMP Negeri 4 Satu Atap Sirampog dari 64 daya tampung hanya menerima 27 siswa baru. Kemudian, SMP Negeri 3 Satu Atap Bantarkawung dari 34 siswa baru hanya menerima 30 siswa baru.
"Kemudian ada juga dua SMP negeri yang bukan satu atap yang juga kekurangan siswa baru. Yakni, SMP Negeri 6 Bantarkawung dari 96 siswa baru hanya menerima 27 siswa dan SMP Negeri 2 Bantarkawung dari 64 siswa baru habya menerima 30 siswa baru," jelasnya.
Meski terdapat sekolah yang kekurangan siswa di tahun ajaran kali ini, pihaknya memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tetap berjalan lancar.
BACA JUGA: Rela Antre dari Jam 03.00, Ratusan Calon Siswa Baru Serbu SMP Favorit di Brebes
BACA JUGA: Tiga Saksi Kasus Penganiayaan Terhadap Pelajar SMP di Tegal Dimintai Keterangan
"Kami pastikan semua program MPLS di lingkungan sekolah tetap berjalan lancar meskipun ada sekolah yang kekurangan siswa," ucapnya.
Sementara itu, meski SMP Negeri Satu Atap disejumlah kecamatan terdapat kekurangan siswa berbeda lainnya dengan SMP Negeri 5 Satu Atap Tanjung. Di mana, dari total kuota 128 siswa baru, jumlah tersebut bisa terealisasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



