300 Personel Gabungan Amankan Aksi Mahasiswa di Tegal

300 Personel Gabungan Amankan Aksi Mahasiswa di Tegal

Sejumlah personel melakukan pengamanan aksi mahasiswa di Tegal--

TEGAL, radartegal.com - Sebanyak 300 personel gabungan mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Tegal di depan gerbang balai kota dan Taman Pancasila, Jumat, 19 Juni 2026 sore. Secara keseluruhan, aksi berlangsung dengan aman.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan untuk pengamanan aksi, pihaknya menerjunkan 300 lebih personel. Itu, masih ditambah dari jajaran TNI dari Kodim 0712/Tegal, Lanal Tegal, Pomal, Satpol PP dan Dishub.

"Hari ini kita menerjunkan sekitar 300 lebih personel untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal ini mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya," katanya.

Menurut Kapolres, secara umum pelaksanaan penyampaian aspirasi berjalan dengan aman. Mahasiswa telah menyampaikan sejumlah tuntutan dan dari pihak Pemkot Tegal siap untuk meneruskannya ke pusat.

BACA JUGA: Usung 6 Tuntutan, Aliansi Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Tegal

BACA JUGA: Aksi Mahasiswa di Depan Kantor Gubernur Jateng Berakhir Ricuh, Polisi Kerahkan RAISA dan Water Cannon

Kapolres menambahkan, sejak pagi pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan. Antara lain, dengan menggelar Tactical Floor Game (TFG) dan apel pengamanan.

Sebelumnya, diberitakan, puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tegal Raya menggelar aksi di Taman Pancasila, Jumat, 19 Juni 2026 siang. Dalam aksinya, mereka mengusung enam tuntutan.

Mereka memberikan tenggang waktu selama tiga hari agar Tuntutan mereka segera ditindaklanjuti. Jika tidak, mereka mengancam akan menurunkan massa dalam jumlah yang lebih banyak lagi.

Adapun tuntutan yang diusung yakni, hentikan pemborosan APBN, hentikan sementara dan evaluasi total tata Kelola MBG serta hentikan KDMP, stabilisasi harga bahan pokok dan turunkan harga BBM, evaluasi sistem penerima bantuan subsidi tepat sasaran, kembalikan TNI dan Polri ke ranah tugas pokok dan fungsinya. Serta entikan represifitas dan bebaskan tahanan politik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: