1.320 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Data Warga Kabupaten Tegal

1.320 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Data Warga Kabupaten Tegal

APEL- Kesiapan petugas ditandai dengan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Tegal, Jumat 12 Juni 2026. --

SLAWI, radartegal.com – Sebanyak 1.320 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Tegal siap diterjunkan untuk mendata rumah tangga dan unit usaha mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan dilakukan secara door-to-door guna memperoleh data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Kesiapan para petugas ditandai dengan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Tegal, Jumat 12 Juni 2026. Dari total petugas yang disiapkan, sebanyak 1.169 orang bertugas sebagai pencacah lapangan dan 151 orang sebagai pengawas.

Pengalaman Baru bagi Warga Suradadi

Salah satu petugas sensus adalah Wulandari Novianti (41), ibu rumah tangga asal Kecamatan Suradadi. Ia mengaku tidak pernah membayangkan akan terlibat dalam agenda statistik terbesar di Indonesia tersebut.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya. Diperkirakan setiap petugas akan mendata sekitar 500 hingga 700 keluarga. Objek pendataan tidak hanya rumah tangga, tetapi mencakup seluruh bangunan di wilayah sasaran, mulai dari kantor pemerintahan hingga bangunan kosong,” ujar Wulandari Novianti, Petugas Sensus Ekonomi 2026

BACA JUGA: Panduan Lengkap Daftar Bansos di Kabupaten Tegal 2026, Bisa Dilakukan dari Rumah

BACA JUGA: Abdul Aziz Resmi Nakhodai PKB Kabupaten Tegal

Sebelum bertugas, Wulandari mengikuti Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi Gelombang III pada 5–8 Juni 2026 di Hotel Permata.

Data Jadi Kompas Pembangunan

Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Tegal Budi Eko Setiawan, menegaskan bahwa data hasil sensus akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

“Dalam menghadapi era pembangunan yang semakin dinamis dan kompetitif, data merupakan kompas pembangunan. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Sebaliknya, data yang tidak akurat dapat menyebabkan program pembangunan tidak tepat sasaran,” katanya.

Ia mengajak masyarakat dan pelaku usaha menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.

BACA JUGA: 7 Cafe Alam di Kabupaten Tegal dengan View Terbaik untuk Healing dan Nongkrong

BACA JUGA: Siap-Siap, Ini 8 Titik Uji Coba Pembayaran Parkir Digital Kabupaten Tegal

Fokus pada UMKM hingga Usaha Besar

Kepala BPS Kabupaten Tegal Bambang Wahyu Ponco Aji, menjelaskan bahwa sensus bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh kondisi perekonomian daerah, mulai dari UMKM hingga usaha berskala besar.\

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait