Lindungi Hak Pilih, Data Pemilih Kota Tegal yang Berada Luar Negeri Dicoktas
COKTAS - KPU melaksanakan Coktas terhadap data Pemilih Kota Tegal yang berada di luar negeri--
TEGAL, radartegal.com - Guna melindungi hak pilih warga, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) terhadap data pemilih Kota Tegal yang berada di luar negeri. Kegiatan yang melibatkan empat tim itu, juga dilakukan untuk memastikan akurasi data menjelang pemilu yang akan datang.
Menurut Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin) KPU Kota Tegal Imam Gojali kegiatan dilaksanakan pada 20 Mei 2026 yang lalu. Pelaksanaannya melibatkan empat tim yang diterjunkan ke seluruh kecamatan di Kota Tegal.
"Setiap tim terdiri dari enam personel. Mereka ditugaskan untuk melakukan pengecekan terhadap 10 data sampling di masing-masing wilayah," katanya, Selasa 2 Juni 2026.
Pria yang akrab disapa Igo itu mengungkapkan, data yang mayoritas dari mereka adalah pelajar dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan. Dengan rentang usia di bawah 40 tahun.
BACA JUGA: Update Data Pemilih, KPU Brebes Gelar Coktas PDPB Triwulan I 2026
BACA JUGA: KPU Kota Tegal Gandeng Mahasiswa FISIP UPS Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula di SMP Negeri 4 Tegal
"Selain itu, terdapat pula warga yang bekerja sebagai pekerja migran Indonesia atau PMI. Jadi yang kita coktas itu mereka yang tinggal di luar negeri," ungkapnya.
Igo menegaskan, tujuan coktas itu untuk memastikan apakah yang bersangkutan masih berada di luar negeri atau sudah kembali ke Kota Tegal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemutakhiran data pemilih berkelanjutan atau PDPB.
"PDPB sendiri kita lakukan secara berkala setiap tiga bulan. Untuk triwulan kedua 2026 ini, sasaran coktas difokuskan pada pemilih yang berada di luar negeri," tegasnya.
Igo menambahkan, pada periode sebelumnya, pihaknya menyasar data warga yang pindah domisili maupun yang telah meninggal dunia. Tujuannya agar tidak terjadi data ganda dan hak pilih masyarakat tetap terlindungi.
BACA JUGA: Perkuat Sinergi Antar Lembaga, UPS dan KPU Kota Tegal Teken Kesepakatan Bersama
BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas Demokrasi di Tegal, KPU Jalin Kerjasama dengan Pemantau Pemilu
"Dari hasil sementara, sebagian besar warga yang masuk dalam sampling masih berada di luar negeri. Mereka tersebar di berbagai negara di kawasan Amerika, Afrika, Timur Tengah hingga Eropa," imbuhnya.
Sebelum pelaksanaan coktas, ujar Igo, KPU terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak kecamatan melalui surat pemberitahuan. Itu, dilakukan agar proses pendataan di lapangan berjalan lebih efektif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

