Truk Ekspedisi J&T Cargo Terbakar di Tegal, Sejumlah Barang Rusak

Truk Ekspedisi J&T Cargo Terbakar di Tegal, Sejumlah Barang Rusak

TERBAKAR - Truk ekspedisi milik J&T Cargo terbakar di Kabupaten Tegal--

ADIWERNA, radartegal.com - Sebuah truk ekspedisi milik J&T Cargo terbakar di Jalan Raya II Trayeman – Harjosari Kidul Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, Jumat, 29 Mei 2026 malam. Akibat kejadian itu, sejumlah barang yang berada di dalam truk mengalami kerusakan dan mengakibatkan kerugian hingga jutaan rupiah.

Kapolsek Adiwerna, AKP S. Ibnu Akbar mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa bermula saat truk box bernomor polisi B 9778 UCZ itu melaju dari arah selatan menuju utara. Saat di sekitar lokasi kejadian, terlihat kepulan asap dari dalam truk.

"Kepulan asap yang keluar dari dalam truk terlihat pengendara mobil yang berada tepat di belakangnya. Sehingga, pengemudi itu kemudian memberitahukan kepada sopir truk dan melaporkan ke pihak berwenang," katanya. 

Mengetahui adanya kepulan asap itu, kata Kapolsek, pengemudi truk menghentikan laju kendaraannya. Saat pintu box dibuka, terlihat asap tebal dari dalam yang menandakan adanya kebakaran pada barang atau paket yang diangkut.

BACA JUGA: Pabrik Ban di Purworejo Terbakar, Ratusan Kendaraan Karyawan Hangus

BACA JUGA: Update Terminal Adiwerna: Dishub Kabupaten Tegal Data 17 Lapak Terbakar dan Rencanakan Renovasi Fasilitas

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu, dengan sigap membantu melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Sekitar sepuluh menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran datang dan berhasil memadamkan api beberapa saat kemudian. 

"Setelah mendapatkan laporan kejadian itu, kami segera mendatangi lokasi, melakukan pengamanan TKP. Serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya. 

Menurut Kapolsek, saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, akibat peristiwa tersebut, sejumlah barang atau paket milik perusahaan ekspedisi mengalami kerusakan.

"Untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp5 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," terangnya. 

Kapolsek menambahkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun pelaku usaha jasa pengiriman untuk memastikan keamanan barang yang dikirim. Khususnya menghindari pengiriman bahan yang mudah terbakar tanpa standar pengamanan yang sesuai, guna mencegah kejadian serupa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: