Cuaca Buruk, 2 Orang Tersambar Petir di Area Makam Desa Bulu Pemalang

Cuaca Buruk, 2 Orang Tersambar Petir di Area Makam Desa Bulu Pemalang

Rumah duka korban orang tersambar petir di wilayah Petarukan--

PEMALANG, radartegal.com - Peristiwa tragis terjadi di wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Kamis 14 Mei 2026 sore. Dua warga tersambar petir saat berteduh di area pemakaman umum Desa Bulu Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Kabar tersebut dibenarkan Kapolsek Petarukan AKP Amroni saat di konfirmasi. Ia mengatak Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat sejumlah warga tengah mengikuti kegiatan tahlilan di Pemakaman Umum Desa Bulu.

"Ya benar, akibat kejadian itu satu orang dilapotkan meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka," kata Kapolsek.

AKP Amroni menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat acara tahlil berlangsung, hujan deras turun sehingga sejumlah warga yang ikut tahlil mencari tempat berteduh di sekitar lokasi pemakaman.

BACA JUGA:Langganan, Jalan Sebuah Dusun di Pemalang Tergenang Banjir Usai Hujan Deras

BACA JUGA:Penyuluhan Hukum Terpadu di Desa Klareyan Pemalang: Ciptakan Masyarakat Sadar Hukum

Namun nahas, sambaran petir tiba-tiba mengenai tempat keranda yang digunakan korban untuk berteduh. Akibatnya, Alit Rosadi (42), warga Jalan Amanda RT 02 RW 16 Kelurahan Pelutan, Kabupaten Pemalang yang juga tinggal di Dusun Sikentung RT 06 RW 09 Kelurahan Petarukan, meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Korban lainnya Maskuri (60), warga Dusun Sikentung RT 06 RW 09, mengalami luka bakar pada bagian wajah sebelah kiri dan langsung mendapatkan perawatan di RS Siaga Medika Pemalang," ungkapnya.

Sementara, menurut pelapor kejadian Tarmo (51) bahwa sambaran petir terjadi secara tiba-tiba saat para warga sedang berteduh dari hujan.

Korban saat itu bersama warga lain berteduh di tempat keranda karena hujan turun cukup deras. Tiba-tiba petir menyambar dan mengenai korban.

BACA JUGA:Gali Potensi Kreatif, SMK Satya Praja 2 Petarukan Pemalang Belajar Digital Marketing Bersama Radar Tegal

BACA JUGA:HIPMI Basketball Competition 2026 Resmi Dibuka, Bupati Pemalang Dorong Sportivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

"Korban meninggal dunia kemudian dibawa ke rumah duka di Gang Kakap II Dusun Sikentung, Kelurahan Petarukan, untuk dimakamkan," pungkasnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat hujan deras disertai petir terjadi. Peristiwa orang tersambar petir ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menghindari berteduh di area terbuka maupun bangunan berbahan logam saat cuaca ekstrem berlangsung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: