Pemkot Tegal Sinau Pengolahan Sampah ke Yogyakarta
Best Practice pengelolaan sampah Pemkot Tegal ke Yogyakarta--
YOGYAKARTA, radartegal.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melakukan kunjungan pembelajaran praktik baik (Best Practice) ke pengelolaan sampah berbasis masyarakat ke wilayah Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta. Itu, dilakukan sebagai upaya penguatan kapasitas kepada aparatur wilayah di Kota Tegal dalam pengelolaan sampah.
Hadir dalam kegiatan yang digelar pada Jumat, 8 Mei 2026 itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono, Asisten Sekda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat dan Lurah. Selain itu, juga Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan serta perwakilan pelaksana program Sistem Olah Sampah Makan Bergizi Gratis (Si Opah MBG) dari Puskesmas Margadana.
Dalam kunjungannya itu, rombongan didampingi Mantri Pamong Praja Kemantren Mantrijeron, Narotama dan Ketua RW 5 Mangkuyudan Mantrijeron, Ganang Iwan Surya Yudha. Wali Kota Tegal beserta jajaran meninjau langsung Gang Dronoharjo Suwongso RW 05 Kampung Mangkuyudan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, salah satu wilayah yang sangat aktif dalam pengelolaan lingkungan dan pertanian perkotaan (Urban Farming).
RW 5 Kampung Mangkuyudan menonjol dengan penerapan "Biopori Jumbo" sebagai penampung sampah organik, yang membantu mengurangi sampah dari sumbernya. Hasil dari biopori jumbo tersebut diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat.
BACA JUGA: Atasi Persoalan Sampah di Tegal, Pemkot Lakukan Hal Ini
BACA JUGA: 5 Prioritas Pembangunan Senilai Rp142 Miliar Diusulkan Pemkot Tegal ke Provinsi
Selain itu, warga Kampung Mangkuyudan juga memanfaatkan gang-gang kampung untuk budidaya sayuran (lorong sayur). Sehingga kebutuhan sayur sehari-hari bisa dipetik langsung di sekitar rumah.
Dalam kunjungannya Wali Kota Tegal sempat berdialog dengan Ibu Sumarsini, penggiat "lorong sayur". Ia menceritakan bagaimana diawal Ia menggerakan Ibu-ibu sekitar untuk bersama-sama menanam sayuran di lingkungan.
"Tujuannya untuk ketahanan pangan, dan di 2022, kami mulai mendapat bantuan dari Dinas Pertanian Kota Yogyakarta," katanya.
Usai kunjungan, Wali Kota Tegal berharap Kota Tegal dapat mencontoh Kampung Mangkuyudan Mantrijeron. Utamanya, dalam pengelolaan sampah serta membuat "Lontrong Sayur" dengan memanfatkan gang-gang atau lontrong di Kota Tegal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


